Penguatan Pembinaan Kemandirian, Lapas Tanjung Optimalkan Program Perikanan Melalui Penebaran 3.000 Bibit Lele di SAE
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 88

Dok. Humas Lapas Tanjung (Dok. Istimewa)
TANJUNG, PAStime News — Sebanyak 3. 000 bibit ikan lele di lepas di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan kemandirian melalui usaha perikanan.
Selain itu, penebaran ini melibatkan pihak struktural sebagai bentuk dukungan nyata untuk pembinaan yang berbasis praktik.
Peserta kegiatan ini terdiri dari Kasi Binadik, Ka. KPLP, Kasubsi Giatja, serta Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan.
Dengan partisipasi mereka, kerjasama internal semakin kuat untuk memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan.
Sementara itu, bibit ikan di taburkan di kolam yang sudah di siapkan dengan memperhatikan kebersihan air dan jumlah ikan.
Selanjutnya, langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ikan berlangsung dengan baik dan berkelanjutan.
Warga Binaan juga mendapat informasi tentang cara merawat, memberi makan, dan memantau kondisi ikan.
Kasi Binadik, Khair, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah belajar langsung.
“Di sini mereka belajar dari awal hingga saat panen,” katanya.
Ia juga menambahkan,
“Dari pengalaman itu, mereka bisa mendapatkan ilmu yang berguna di masa depan. ”
Di sisi lain, Kasubsi Giatja, Darmawan, mengatakan bahwa pengelolaan yang konsisten itu sangat penting.
“Yang terpenting adalah konsistensi, mulai dari memberi makan sampai menjaga kondisi kolam,” ujarnya.
Ia juga menekankan,
“Jika semua itu di jaga dengan baik, hasilnya akan maksimal. ”
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Amat, merasa senang ikut kegiatan ini.
“Kami jadi belajar bagaimana cara membudidayakan ikan dari awal,” katanya.
Ia menambahkan,
“Menarik juga karena bisa melihat perkembangan ikan nanti. ”
Oleh karena itu, kegiatan ini terus memotivasi pembinaan yang produktif berdasarkan potensi yang ada.
Dengan begitu, program perikanan di harapkan dapat memberikan keterampilan praktis sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
