Premi Kemandirian Warga Binaan Lapas Luwuk Disalurkan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 132

Premi Kemandirian Warga Binaan Lapas Luwuk Disalurkan (Dok. Istimewa)
LUWUK, PAStime News – Pada hari Sabtu tanggal 28 Februari, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk memberikan premi pelatihan kemandirian kepada para Warga Binaan.
Selanjutnya, proses pembagian di lakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, beserta tim strukturalnya.
Premi tersebut di peroleh dari program ketahanan pangan dan UMKM yang di kembangkan.
Selain itu, kegiatan tersebut melibatkan bidang pertanian, perajinan mebel, serta berbagai keterampilan yang memiliki nilai ekonomis.
Menurut Bahrun, memberikan premi adalah cara untuk menghargai usaha keras dan partisipasi aktif seseorang.
Pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani hukuman, tetapi juga memberikan bekal keterampilan serta pengalaman kerja yang dapat digunakan saat kembali ke masyarakat.
Premi ini merupakan hak mereka karena telah bekerja secara produktif dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selain itu, pembayaran di lakukan secara non-tunai menggunakan kartu BRIZZI yang di miliki oleh masing-masing Warga Binaan.
Dengan demikian, mekanisme tersebut memastikan proses pengelolaan hasil pembinaan menjadi lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, salah satu penerima yang memiliki inisial A mengungkapkan rasa terima kasih serta semangatnya.
Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan bekerja dengan lebih baik lagi. Semoga saja ilmu dan pengalaman yang saya miliki bisa saya gunakan ketika akhirnya bebas nanti, ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi.
Kami mendorong seluruh tim kerja agar terus meningkatkan program pelatihan yang bermanfaat dan memiliki dampak nyata. ” katanya.
Oleh karena itu, kegiatan ini sesuai dengan nilai-nilai Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel.
Pada akhirnya, program tersebut menegaskan komitmen dalam membentuk warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
