Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Investasi Global melalui Kunjungan ke Paviliun Indonesia di WEF 2026 Davos
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Investasi Global melalui Kunjungan ke Paviliun Indonesia di WEF 2026 Davos (Dok. Istimewa)
DAVOS, Pastime News – Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Paviliun Indonesia setelah memberikan pidato kunci dalam World Economic Forum 2026.
Tindakan ini menggambarkan upaya diplomatik investasi yang berfokus pada kemitraan nyata.
Kehadiran Presiden Republik Indonesia di Paviliun Indonesia Pasca Pidato Kunci WEF 2026 Menegaskan Pendekatan Diplomasi Investasi yang Aktif, Inklusif, dan Berorientasi Hasil Nyata
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto hadir di Paviliun Indonesia pada Kamis, 22 Januari 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Annual Meeting World Economic Forum yang diadakan di Davos, Swiss.
Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo langsung menyapa para pengunjung paviliun.
Selain itu, Presiden berbicara santai dengan tamu dari berbagai negara, termasuk Norwegia.
Kemudian, Presiden berinteraksi dengan pengunjung yang tertarik pada peluang kerja sama dengan Indonesia.
Dengan demikian, dialog terbuka ini memperkuat minat investor terhadap potensi negara.
Selanjutnya, Presiden duduk bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang turut hadir.
Di antaranya, Airlangga Hartarto, Sugiono, Rosan Perkasa Roeslani, Meutya Viada Hafid, dan Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, suasana kebersamaan tersebut dilanjutkan dalam suasana santai sambil menikmati kopi khas Indonesia.
Pada kesempatan itu, para menteri membahas agenda strategis forum WEF 2026.
Lebih lanjut, paviliun ini berfungsi sebagai pusat diskusi tematik dan business matching.
Selain itu, paviliun memfasilitasi pertemuan bilateral dengan investor serta mitra potensial dari berbagai negara.
Pada akhirnya, kunjungan Presiden menegaskan komitmen Indonesia terhadap diplomasi ekonomi yang inklusif.
Dengan kehadiran aktif, Indonesia memperkuat pesan kemitraan global yang saling menguntungkan.
- Penulis: Husni
