Program Rehabilitasi dan Pelatihan Kemandirian Resmi Ditutup di Lapas Tabanan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Program Rehabilitasi dan Pelatihan Kemandirian Resmi Ditutup di Lapas Tabanan
TABANAN, PAStime News – Lapas Tabanan menutup Program Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Kemandirian untuk Warga Binaan. Penutupan berlangsung Selasa (9/12) di Aula Candra Prabhawa dengan penandatanganan PKS bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan.
Program ini mendukung pembinaan berkelanjutan. Selain itu, program menyiapkan Warga Binaan kembali bermasyarakat dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomi.
Menguatkan pemulihan perilaku, menumbuhkan keterampilan produktif, serta memperluas peluang ekonomi melalui sinergi pembinaan dan kolaborasi strategis antara Lapas Tabanan dengan pemerintah daerah untuk mendukung kemandirian Warga Binaan
Pada kegiatan tersebut di lakukan pelepasan tanda peserta serta penyerahan sertifikat. Langkah ini menjadi bukti keberhasilan mereka mengikuti pelatihan tata boga dan penatu.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo berharap program memberikan perubahan nyata. Ia ingin peserta rehabilitasi hidup sehat tanpa kembali salah, serta peserta pelatihan terus mengembangkan keterampilan.
Penandatanganan PKS memperkuat sinergi kemandirian ekonomi Warga Binaan. Kerja sama ini mendorong pelatihan berbasis pasar, pendampingan usaha, legalitas produk, serta pemasaran hasil karya.
Prawira juga menegaskan pentingnya dukungan eksternal. Ia ingin produk unggulan Sangkar Emas semakin di kenal dan memiliki peluang pasar luas sesuai Asta Cita serta program akselerasi UMKM.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan, I Gusti Nyoman Supartiwi mendukung pembinaan tersebut. Ia siap meningkatkan kapasitas dan pemasaran produk agar Warga Binaan bisa menjadi pelaku UMKM produktif.
Lapas Tabanan terus menunjukkan komitmen. Dengan demikian, pemulihan Warga Binaan meningkat dan reintegrasi sosial berjalan lebih baik ke depannya.
- Penulis: Husni
