Ragam Tradisi Ramadan Nusantara Terus Dilestarikan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 35

Ragam Tradisi Ramadan Nusantara Terus Dilestarikan (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, bulan Ramadan menjadi waktu ibadah yang sangat di nantikan oleh masyarakat Indonesia.
Selain itu, Ramadan juga merupakan bulan suci yang sangat terkenal, yang di iringi dengan berbagai tradisi unik dari setiap daerah.
Sebelum Ramadan tiba, berbagai tradisi khas kembali di adakan sesuai dengan kebiasaan yang turun temurun.
Oleh karena itu, tradisi tersebut terus di pertahankan sebagai bagian dari identitas budaya dan spiritual masyarakat.
Pertama, masyarakat Jawa Tengah mengenali tradisi Nyadran sebelum memasuki bulan Ramadan.
Dalam tradisi ini, warga melakukan ziarah ke kubur, membersihkan makam, melaksanakan selamatan, serta memberi sedekah bumi.
Selanjutnya, masyarakat Boyolali melaksanakan tradisi Padusan sebagai cara untuk membersihkan diri.
Biasanya, Padusan di lakukan dengan cara mandi di sumber air tawar, laut, atau Pemandian Umbul Pengging.
Selanjutnya, masyarakat Betawi melakukan tradisi Nyorog sebelum memasuki bulan puasa.
Dalam tradisi ini, para pemuda memberikan hadiah kepada orang tua sebagai tanda penghormatan.
Setelah itu, masyarakat Aceh melaksanakan tradisi Meugang yang di lakukan satu hari sebelum bulan Ramadan.
Melalui tradisi ini, daging di pasak dan di bagi bersama keluarga serta masyarakat yang tidak memiliki cukup penghasilan.
- Penulis: Husni
