Rutan Majene Percepat Penyiapan Lahan SAE Ramah Lingkungan untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 158

Rutan Majene Percepat Penyiapan Lahan SAE Ramah Lingkungan untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)
MAJENE, Pastime News – Rutan Kelas IIB Majene mempercepat persiapan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi dengan pembuatan bedeng yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini berlangsung di Lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, pada Senin (19/1).
Akselerasi penataan lahan SAE melalui pemanfaatan limbah kelapa menjadi bukti nyata dukungan Rutan Majene terhadap Asta Cita Presiden dan program kemandirian pangan berkelanjutan
Selain itu, kegiatan tersebut mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Rutan Majene juga terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, kegiatan ini menyediakan sarana edukasi pertanian yang produktif dan praktis.
Dengan demikian, program ini sejalan dengan Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang fokus pada kemandirian pangan.
Sementara itu, Tim SAE Tarukkung Rutan Majene melaksanakan kegiatan secara terstruktur dan terencana.
Tim tersebut diketuai oleh Munardi, Pembina Kemandirian, dan dipantau langsung oleh Kepala Rutan Majene.
Tahapan kegiatan dimulai dengan pembersihan gulma, semak, dan sampah fisik di lokasi.
Selanjutnya, petugas melakukan pemerataan tanah menggunakan alat berat dan peralatan manual.
Kemudian, tim menyusun zonasi budidaya agar memudahkan pengelolaan lahan pertanian.
Setelah itu, petugas membentuk bedeng dengan tali sebagai pembatas tanam.
Setelahnya, tim memasang sabuk kelapa sebagai pembatas bedengan yang ramah lingkungan.
Dengan demikian, limbah kelapa dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kebijakan nasional.
Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi, Rutan Majene tidak hanya menyiapkan lahan, tetapi juga membangun mental dan kemandirian Warga Binaan.
Dengan demikian, mereka memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.
Ketua Tim SAE Tarukkung, Munardi, menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah kelapa adalah inovasi sederhana.
Selain ekonomis, material tersebut ramah lingkungan, menjaga struktur bedeng tetap rapi serta tahan lama.
Salah seorang Warga Binaan, Wawan, menyampaikan harapan agar kegiatan terus dikembangkan.
Kegiatan ini menambah pengetahuan, meningkatkan produktivitas, serta memotivasi pembelajaran kemandirian.
Dengan begitu, Rutan Majene terus memperkuat pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan lokal.
- Penulis: Husni
