Sinergi Rutan Rantau dan Kemenag Tapin Perkuat Pembinaan Karakter Spiritual Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 33

Sumber: Rutan Rantau (Dok. Istimewa)
RANTAU, PAStime News — Rutan Rantau berkomitmen memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui program Baca Tulis Al-Qur’an.
Oleh karena itu, pihak rutan menjalin sinergi strategis bersama Kementerian Agama Kabupaten Tapin.
Selanjutnya, agenda keagamaan ini diselenggarakan pada Kamis (27/8) di Masjid Al Hidayah Rutan Rantau.
Dengan demikian, kegiatan tersebut difokuskan untuk membangun karakter serta meningkatkan pemahaman spiritual para peserta.
Hasilnya, seluruh alur pembelajaran berlangsung secara sangat tertib dan juga penuh kekhusyukan.
Bahkan, para Warga Binaan antusias mempelajari teknik membaca hingga menulis Al-Qur’an secara terpandu.
Di samping itu, para instruktur ahli dari Kemenag Kabupaten Tapin mendampingi proses belajar secara intensif.
Selain meningkatkan literasi Al-Qur’an, program ini berfungsi menanamkan nilai keimanan serta kedisiplinan.
Oleh sebab itu, pembentukan akhlak mulia menjadi landasan utama dalam kehidupan sehari-hari Warga Binaan.
Sementara itu, Komandan Jaga Rutan Rantau, Hendi Faris, menegaskan pentingnya pembinaan spiritualitas tersebut.
Mengenai pelaksanaan di lapangan, Hendi Faris menyampaikan tanggapan resminya:
“Kami mengawasi kegiatan ini agar berjalan tertib dan lancar.”
“Harapannya, Warga Binaan mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Kemudian, pandangan serupa juga disampaikan oleh salah satu pengajar Kemenag Kabupaten Tapin, Khairul.
Menurutnya, penguasaan kitab suci memerlukan proses yang menuntut kesungguhan serta kesabaran tinggi.
Terkait harapan pembelajaran, Khairul memberikan pernyataan resminya berikut ini:
“Kami berharap Warga Binaan tidak hanya mampu membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga dapat memahami…”
“…dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.”
“Semoga pembelajaran ini menjadi jalan untuk menumbuhkan pribadi yang lebih baik,” harapnya.
Pada akhirnya, kolaborasi berkelanjutan ini terbukti berhasil menyentuh aspek spiritual paling mendalam.
Oleh karena itu, kegiatan BTQ menjadi sarana efektif mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Kesimpulannya, penguatan moral ini menumbuhkan semangat transformasi positif sebelum mereka kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
