Tutup Tahun dengan Kepedulian, Kakanwil Ditjenpas Jatim Gelar Bansos dan Makan Bersama Tukang Ojek Online di Lapas I Madiun
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 15

Foto : Humas Lapas Kelas I Madiun
PAStime News, MADIUN — Menutup akhir tahun 2025 dengan semangat kepedulian sosial, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar kegiatan bakti sosial (bansos) dan makan bersama ratusan tukang ojek online (ojol) di Lapas Kelas I Madiun, Rabu (31/12). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pengemudi ojol yang berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Madiun.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur dan didampingi oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun beserta jajaran. Turut hadir pula Kepala Rumah Tahanan Negara Ponorogo, Kepala Rumah Tahanan Negara Magetan, serta Kepala Balai Pemasyarakatan Madiun. Kehadiran para pimpinan unit pelaksana teknis pemasyarakatan ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun hubungan yang humanis antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat.
Bantuan sosial yang diserahkan berupa paket kebutuhan pokok sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada para tukang ojek online yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat. Selain penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban di area Lapas, menciptakan suasana kebersamaan tanpa sekat.
Menurut Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan sekaligus refleksi akhir tahun untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan berbagi dengan lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami di akhir tahun kepada saudara-saudara kita para tukang ojek online yang setiap hari berjuang di jalan. Melalui kebersamaan dan berbagi ini, kami ingin menutup tahun dengan nilai kemanusiaan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemasyarakatan dan masyarakat,” ujar Kadiyono.
Para tukang ojek online menyambut antusias kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian yang jarang ditemui, sekaligus mempererat hubungan antara aparat pemasyarakatan dan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari jajaran Ditjenpas Jawa Timur. Kegiatan ini sangat berarti bagi kami para pengemudi ojek online, tidak hanya dari sisi bantuan yang diberikan, tetapi juga karena kami bisa merasakan kebersamaan dan dihargai sebagai bagian dari masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan pengemudi Gojek Madiun.
Melalui kegiatan ini, Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, sejalan dengan nilai-nilai pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
