Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » UMKM Tahu Isi Jadi Jembatan Warga Binaan, Bekal Kemandirian Kembali ke Masyarakat

UMKM Tahu Isi Jadi Jembatan Warga Binaan, Bekal Kemandirian Kembali ke Masyarakat

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 141

LANGGUR, PAStime News – Semangat kemandirian terus tumbuh melalui dapur sederhana Lapas Kelas IIB Tual, Jumat (12/12).
Selain itu, sejumlah Warga Binaan produktif mengolah tahu menjadi kudapan tahu isi renyah dan gurih.
Lebih lanjut, inisiatif UMKM ini menjadi kegiatan bermakna sekaligus bekal nyata untuk kembali ke masyarakat.

Selanjutnya, proses produksi UMKM tersebut berada di bawah pengawasan ketat Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera.
Dengan demikian, pengawasan memastikan kualitas produk memenuhi standar kesehatan serta kebersihan pangan.

“Setiap hari kami memproduksi puluhan tahu isi untuk kantin Lapas dan pesanan petugas.
Selain itu, antusiasme Warga Binaan sangat tinggi karena mereka merasa dihargai.
Oleh karena itu, hasil kerja keras mereka memiliki nilai ekonomi nyata,” jelas Laitera.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan bernama Sari merasakan manfaat besar dari kegiatan ini.
Sebelumnya, Sari tidak memiliki keahlian khusus sebelum menjalani pembinaan di Lapas.
Kini, ia mampu mengolah adonan tahu isi lezat sekaligus mengemas produk secara rapi.

“Saya sangat bersyukur mengikuti kegiatan ini.
Selanjutnya, setelah bebas, saya berencana membuka usaha tahu isi kecil di kampung.
Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi harapan baru bagi keluarga saya,” tutur Sari.

Di sisi lain, Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan program ini mencerminkan fungsi pembinaan Lapas.
Dengan kata lain, Lapas berperan membina, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.

“Kami memastikan setiap Warga Binaan keluar membawa bekal keterampilan.
Salah satunya melalui UMKM tahu isi yang menumbuhkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Akhirnya, melalui UMKM tahu isi, Lapas Tual membuktikan pembinaan humanis mampu mengubah stigma.
Oleh karena itu, kudapan renyah ini menjadi simbol bekal kemandirian bagi Warga Binaan.
Dengan demikian, mereka kembali ke masyarakat dengan keterampilan baru dan kepala tegak.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Bengkulu melaksanakan kegiatan jemput bola pemeriksaan kesehatan langsung ke blok hunian, Kamis (9/10). (Dok: Humas Rutan Bengkulu)

    Klinik Pratama Rutan Bengkulu Lakukan Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PAStime News, Bengkulu — Dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan serta menjaga kondisi fisik dan mental warga binaan, Klinik Pratama Rumah Tahanan (Rutan) Bengkulu melaksanakan kegiatan jemput bola pemeriksaan kesehatan langsung ke blok hunian, Kamis (9/10). Kegiatan di pimpin Petugas Medis Pero Perdana bersama dr. Reni Wahyu Novianti dari Kanwil Ditjenpas Bengkulu. Tim medis turun langsung ke area hunian […]

  • Delapan Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Sabak jalani tes urine jelang bebas, Kamis (11/9), diawasi langsung tim medis dan keamanan. (Dok: Web Ditjenpas)

    Siap Melangkah, 8 Warga Binaan Jalani Tes Urine Jelang Bebas

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PAStime News, Muara Sabak – Sebanyak delapan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Sabak menjalani tes urine sebagai tahap akhir menjelang bebas, Kamis (11/9). Pemeriksaan di lakukan di Klinik Lapas oleh dr. Gusti Andri, diawasi Kasi Kamtib Danang Purbowo dan didampingi Kasubsi Keamanan Ardianto. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh Warga Binaan di nyatakan […]

  • WBP Lapas Wahai Isi Libur Dengan Membaca, Tingkatkan Literasi

    WBP Lapas Wahai Isi Libur Dengan Membaca, Tingkatkan Literasi

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PAStime News, Wahai – Suasana berbeda terlihat di Lapas Kelas III Wahai pada Minggu (14/9). Sejumlah WBP Lapas Wahai tampak asyik membaca buku di Beranda Mesra usai mengikuti ibadah Minggu. Aktivitas ini di pilih sebagai cara mengisi waktu luang secara positif. Selain itu, ini sekaligus mendorong kesehatan mental dan spiritual. Kegiatan membaca tersebut di manfaatkan […]

  • Rutan Pelaihari Sosialisasikan Program Pembinaan Lewat Radio

    Rutan Pelaihari Sosialisasikan Program Pembinaan Lewat Radio

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PAStime News, Pelaihari – Sebagai wujud komitmen terhadap pembinaan Warga Binaan, Rutan Kelas IIB Pelaihari tampil sebagai narasumber dalam program talkshow “Tala Menyapa” di LPPL Radio Tuntung Pandang FM Tanah Laut, Rabu (20/8). Acara ini mengangkat tema “Merdeka dalam Pembinaan dari Rutan Menuju Kehidupan Lebih Baik.” Dalam siaran langsung dari studio, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, […]

  • Peduli Lingkungan, BRI Ajak Masyarakat Tanam 3.000 Bibit Pohon di Bandung (Dok. Istimewa) photo_camera 3

    Peduli Lingkungan, BRI Ajak Masyarakat Tanam 3.000 Bibit Pohon di Bandung

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bandung, PAStime News – BRI terus memperkuat komitmen penerapan prinsip ESG melalui program BRI Menanam – Grow & Green. Program ini berjalan sejak 2022 dan memberikan dampak nyata terhadap lingkungan sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Aksi Pemulihan Ekosistem Darat dan Laut untuk Mendukung Adaptasi Perubahan Iklim Serta Peningkatan Kesejahteraan Komunitas Perubahan iklim memengaruhi ekosistem dan kehidupan […]

  • Lapas Namlea Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis Berkelanjutan untuk Warga Binaan dan Masyarakat

    Lapas Namlea Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis Berkelanjutan untuk Warga Binaan dan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    NAMLEA, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Namlea meluncurkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya sebagai bagian dari pelaksanaan program aksi Kemenimipas. Program ini juga sejalan dengan prioritas kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat. Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyampaikan mengenai keterlibatan petugas medis dari internal. Ia juga menekankan bahwa layanan ini […]

expand_less