Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pendidikan » Isi Tas Siaga Bencana yang Perlu Disiapkan untuk Kondisi Darurat

Isi Tas Siaga Bencana yang Perlu Disiapkan untuk Kondisi Darurat

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 83

 Jakarta, PAStime News – Bencana bisa datang tiba-tiba, terutama karena Indonesia berada di wilayah rawan, termasuk Ring of Fire. Oleh karena itu, tas siaga bencana menjadi perlengkapan wajib bagi masyarakat.

Menurut BNPB, mitigasi bencana melibatkan upaya mengurangi risiko melalui pembangunan fisik serta peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi ancaman bencana. Selain itu, bencana dapat menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian harta benda. BNPB membagi bencana menjadi tiga kategori: alam, nonalam, dan sosial.

Karena itu, masyarakat di daerah rawan gempa, banjir, letusan gunung, atau bencana sosial wajib memiliki tas siaga bencana. Pertanyaan penting muncul: apa saja isi tas siaga dan mengapa tas ini sangat penting?

Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Fungsinya?


Tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar yang harus siap dibawa kapan saja ketika bencana terjadi. BNPB dan IFRC menyatakan, tas ini memastikan keselamatan, kesehatan, identitas, komunikasi, dan makanan darurat. Selain itu, tas ini memudahkan evakuasi, terutama selama 1–3 hari awal setelah bencana ketika bantuan sulit dijangkau.

Bencana banjir di Sumatera menunjukkan pentingnya tas siaga, karena banjir bisa datang tiba-tiba pada malam hari atau saat hujan ekstrem. Dengan tas ini, korban tetap bisa bertahan sambil menunggu bantuan tiba.

Daftar Barang Penting dalam Tas Siaga Bencana


Berikut beberapa benda penting dalam tas siaga yang harus dibawa untuk bertahan minimal 3 hari:

  1. Air Minum Minimal 1–2 Liter
    Air adalah prioritas utama karena tubuh tidak bisa bertahan lama tanpa cairan. Bawa juga tablet penjernih air atau botol lipat untuk cadangan.

  2. Makanan Siap Saji
    Pilih makanan tahan lama seperti mie instan, kaleng siap makan, biskuit tinggi kalori, dan energy bar. Energi dibutuhkan saat berjalan atau menunggu evakuasi.

  3. Pakaian Cadangan dan Jaket
    Bawa setidaknya satu pasang pakaian kering dalam plastik kedap air dan jaket ringan agar tetap hangat.

  4. Senter dan Baterai Cadangan
    Senter diperlukan untuk melihat di area gelap. Bawa baterai cadangan atau senter rechargeable agar tidak bergantung pada ponsel.

  5. Obat-obatan Pribadi dan P3K
    Bawa antiseptik, plester, perban, obat pribadi, serta obat untuk kondisi kronis. Ini menjaga kesehatan selama akses medis terbatas.

  6. Masker, Sarung Tangan, dan Hand Sanitizer
    Alat ini melindungi pernapasan, tangan, dan mencegah penyakit menular pascabencana. Sarung tangan juga berguna saat evakuasi.

  7. Peluit (Whistle)
    Peluit membantu memberi sinyal keberadaan korban agar mudah di temukan tim SAR atau warga sekitar.

  8. Power Bank dan Kabel
    Pastikan ponsel tetap aktif untuk komunikasi dan informasi. Bawa power bank 10.000–20.000 mAh dan kabel cadangan.

  9. Dokumen Penting
    Simpan KTP, KK, akta lahir, kartu ATM, BPJS, dan sertifikat rumah dalam plastik kedap air. Dokumen ini berguna untuk bantuan dan klaim.

  10. Uang Tunai Secukupnya
    Bawa pecahan kecil untuk membeli makanan, air, transportasi, atau kebutuhan mendesak jika ATM tidak berfungsi.

  11. Selimut atau Emergency Blanket
    Selimut aluminium menjaga panas tubuh. Selimut biasa juga penting untuk bayi atau lansia.

  12. Radio Portabel
    Radio membantu memantau informasi resmi ketika sinyal seluler padam. Pilih tipe baterai atau hand-crank agar selalu bisa di gunakan.

Dengan memahami isi dan fungsi tas siaga, masyarakat bisa lebih siap menghadapi bencana. Persiapan ini membantu kelangsungan hidup, mengurangi risiko cedera, dan menjaga keselamatan keluarga.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Tanjungpandan Terima Kunjungan Edukatif Siswa (Dok. Istimewa)

    Lapas Tanjungpandan Terima Kunjungan Edukatif Siswa

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BELITUNG, Pastime News — Sebagai bagian dari upaya edukasi, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan menerima kunjungan dari 33 siswa SMAN 2 Tanjungpandan, Senin (9/2). Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang sosiologi dengan mengenalkan dinamika sosial. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun serta membantu reintegrasi sosial para Warga Binaan. Sementara itu, Kepala […]

  • Kalapas Bandar Lampung Tinjau Area Branggang, Pastikan Kebersihan dan Optimalkan Lahan Produktif

    Kalapas Bandar Lampung Tinjau Area Branggang, Pastikan Kebersihan dan Optimalkan Lahan Produktif

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PAStime News, Bandar Lampung — Dalam upaya memperkuat prinsip zero incident dan meningkatkan ketahanan pangan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, mengajak seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural hingga staf, untuk melakukan kontrol dan deteksi dini di area belakang Lapas, tepatnya di kawasan Branggang. Kawasan ini di kenal jarang di kunjungi, namun Kalapas memastikan bahwa seluruh […]

  • Kelas Kepramukaan Rutan Palu Asah Karakter Dan Belajar Sandi Angka (Dok. Istimewa)

    Kelas Kepramukaan Rutan Palu Asah Karakter Dan Belajar Sandi Angka

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PALU, PAStime News – Warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palu mengikuti kegiatan kelas kepramukaan, Jumat (13/2) pagi. Selanjutnya, kegiatan di laksanakan di Aula Pogombo sebagai upaya pembinaan mental dan karakter yang berkelanjutan. Menariknya, materi tersebut di sampaikan secara langsung oleh peserta magang yang berada di bidang pelatihan kepribadian. Sesi tersebut berfokus pada […]

  • Tutup Tahun 2025, Lapas Muara Bungo Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026

    Tutup Tahun 2025, Lapas Muara Bungo Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MUARABUNGO,PAStime News – Kegiatan doa bersama menjadi momentum refleksi akhir tahun, penguatan spiritualitas, serta peneguhan sinergi petugas dan Warga Binaan menuju Pemasyarakatan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan Menjelang akhir tahun, Lapas Kelas IIB Muara Bungo menggelar doa bersama, Rabu pagi.Kegiatan ini sekaligus menutup Tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.Selain itu, seluruh keluarga besar […]

  • Optimalisasi Limbah Plastik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin (Dok. Istimewa)

    Optimalisasi Limbah Plastik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, PAStime News – Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin menggunakan limbah botol plastik sebagai media tanam yang bisa menghasilkan sesuatu. Selain itu, kegiatan tersebut berlangsung di area SAE 2 pada hari Jumat tanggal 13 Februari. Sebelumnya, botol air mineral bekas tidak terpakai. Namun demikian, dengan pelatihan kemandirian, botol tersebut di olah menjadi […]

  • Delapan Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Sabak jalani tes urine jelang bebas, Kamis (11/9), diawasi langsung tim medis dan keamanan. (Dok: Web Ditjenpas)

    Siap Melangkah, 8 Warga Binaan Jalani Tes Urine Jelang Bebas

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PAStime News, Muara Sabak – Sebanyak delapan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Sabak menjalani tes urine sebagai tahap akhir menjelang bebas, Kamis (11/9). Pemeriksaan di lakukan di Klinik Lapas oleh dr. Gusti Andri, diawasi Kasi Kamtib Danang Purbowo dan didampingi Kasubsi Keamanan Ardianto. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh Warga Binaan di nyatakan […]

expand_less