1 Warga Binaan Hirup Udara Bebas, Momen Spesial Perayaan Natal Lapas Wahai
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 30

1 Warga Binaan Hirup Udara Bebas (Dok. Istimewa)
WAHAI, PAStime News – Suasana haru dan sukacita mewarnai perayaan Natal Lapas Kelas III Wahai, Rabu (17/12).
Selain itu, perayaan ini menghadirkan momen spesial bagi seorang Warga Binaan berinisial AMT.
Selanjutnya, AMT menerima Surat Keputusan Pembebasan Bersyarat sebagai kado Natal yang bermakna.
Dengan keputusan tersebut, AMT langsung menghirup udara bebas pada hari yang sama.
“
Alhamdulillah, terima kasih atas kado Natal berupa SK Pembebasan Bersyarat ini.
Momen ini menjadi kenangan berharga untuk memperbaiki diri saat kembali ke masyarakat.
”
Kemudian, jajaran Forkopimcam menyaksikan langsung penyerahan SK PB di lapangan blok Lapas.
Selain itu, perwakilan Kejaksaan, Kepolisian, TNI, dan undangan turut hadir dalam acara tersebut.

1 Warga Binaan Hirup Udara Bebas (Dok. Istimewa)
Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan makna program Pembebasan Bersyarat.
Menurutnya, negara memberikan apresiasi atas perubahan perilaku dan partisipasi pembinaan Warga Binaan.
“
Kami berharap Natal ini menjadi momentum harapan dan dorongan memperbaiki diri.
Kesempatan ini menjadi awal menata hidup bersama keluarga tanpa mengulangi kesalahan.
”
Di tempat berbeda, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan apresiasi.
“
Pemberian SK PB ini mencerminkan keseriusan Warga Binaan dalam menjalani pembinaan.
Kami berharap nilai hukum terimplementasi saat mereka kembali ke masyarakat.
”
Akhirnya, kegiatan ini memperkuat semangat sinergi, kebersamaan, dan kerukunan sosial.
Dengan demikian, perayaan Natal menjadi momen paling bermakna dalam proses reintegrasi Warga Binaan.
- Penulis: Husni
