Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Sosial » Menbud Fadli Zon: Tempe Jadi Senjata Gastrodiplomasi Indonesia Menuju Dunia

Menbud Fadli Zon: Tempe Jadi Senjata Gastrodiplomasi Indonesia Menuju Dunia

  • account_circle Ghiffary Alfiansyach
  • calendar_month
  • visibility 133

PAStime News, JAKARTA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa tempe memiliki potensi besar sebagai alat gastrodiplomasi Indonesia, yakni bentuk diplomasi publik melalui kekuatan kuliner untuk memperkenalkan citra bangsa di mata dunia.

Hal tersebut disampaikan Menbud Fadli Zon saat menghadiri Festival Budaya Tempe yang digelar di Jakarta, Minggu (…), sebagai bagian dari upaya pelestarian dan promosi pangan lokal berbasis budaya.

“Tempe merupakan salah satu sumber protein nabati yang sangat khas Indonesia. Kita harapkan para chef, ahli kuliner, dan pelaku usaha dengan kearifan lokal mampu mengolah tempe secara kreatif, baik dari segi bentuk maupun rasa, sehingga bisa menjadi alat gastrodiplomasi Indonesia ke depan,” ujar Fadli Zon.

Menbud menekankan peran strategis para ahli makanan, koki, dan pelaku industri kuliner dalam mengangkat tempe ke level global melalui inovasi pengolahan dan penyajian yang modern tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.

Selain itu, Fadli Zon juga mendorong pelaksanaan lokakarya dan pelatihan bagi para perajin tempe guna meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing tempe sebagai produk budaya bernilai ekonomi tinggi.

“Tempe bukan sekadar makanan. Ia adalah bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Indonesia yang harus kita jaga dan kembangkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menbud menjelaskan bahwa tempe termasuk dalam objek pemajuan kebudayaan, khususnya dalam kategori pangan lokal yang sarat dengan ekspresi budaya.

“Pangan lokal adalah ekspresi budaya. Di dalamnya ada nilai, pengetahuan, dan tradisi yang tidak bisa dipisahkan dari identitas bangsa. Karena itu, tempe juga merupakan bagian dari ekonomi budaya Indonesia,” jelas Fadli Zon.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Kementerian Kebudayaan telah mengajukan permohonan penetapan tempe sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

“Harapannya, tempe dapat resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO pada tahun 2026,” pungkasnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap tempe tidak hanya semakin dikenal sebagai pangan sehat dan bergizi, tetapi juga menjadi simbol budaya Indonesia yang diakui dunia internasional.

  • Penulis: Ghiffary Alfiansyach

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Kelas III Saparua Perkuat Kamtib melalui Razia Blok Hunian Warga Binaan

    Lapas Kelas III Saparua Perkuat Kamtib melalui Razia Blok Hunian Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SAPARUA,PAStime News – Melalui razia rutin dan terukur pada blok hunian Warga Binaan, Lapas Kelas III Saparua menegaskan komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang kondusif, bersih, dan taat aturan. Lapas Kelas III Saparua melaksanakan razia blok hunian Warga Binaan, Kamis, 29 Januari.Kegiatan ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan Pemasyarakatan. Selanjutnya, Regu […]

  • Lapas Namlea Perluas Hortikultura dengan 1.000 Cabai Hibrida

    Lapas Namlea Perluas Hortikultura dengan 1.000 Cabai Hibrida

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PAStime News, Namlea – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea dalam mendukung ketahanan pangan terus di perkuat. Kali ini, sebanyak 1.000 benih cabai hibrida di tambahkan dalam program budidaya hortikultura yang sudah berjalan. Benih cabai tersebut di peroleh melalui bantuan dari Yayasan Bina Tani Sejahtera, mitra kerja Lapas dalam bidang pertanian. Penanaman pertama telah […]

  • Koperasi Merah Putih: Presiden Prabowo Siap Resmikan di Klaten

    Koperasi Merah Putih: Presiden Prabowo Siap Resmikan di Klaten

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PAStime News – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di jadwalkan meresmikan peluncuran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kopkel Merah Putih) pada Senin, 21 Juli 2025, di Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah. Agenda ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui sistem koperasi. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengonfirmasi kesiapan Jawa […]

  • Upacara Kenegaraan di Istana Planalto Brasil, Untuk presiden RI

    Presiden Prabowo Disambut Meriah dalam Upacara Kenegaraan di Istana Planalto, Brasil

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PAStime News – Suasana khidmat dan penuh kehormatan menyelimuti Istana Planalto, Brasilia, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjalani kunjungan kenegaraan ke Brasil pada Rabu (9/7/2025). Dalam prosesi resmi, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva bersama Ibu Negara Rosangela Lula da Silva menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo. Sebagai tanda dimulainya rangkaian upacara kenegaraan, iring-iringan […]

  • Batik dengan motif unik, aroma kopi yang menggoda, dan miniatur kapal pinisi yang detail menjadi magnet tersendiri di stan Lapas Kelas I Cipinang di IPPAFest 2025. (Web_Ditjenpas)

    Pesona Batik, Kopi, dan Miniatur Kapal Lapas Cipinang di IPPAFest 2025

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Batik dengan motif unik, aroma kopi yang menggoda, dan miniatur kapal pinisi yang detail menjadi magnet tersendiri di stan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang pada Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) 2025. Meski festival yang di gelar di Aloha Pasir Putih, PIK II, Jakarta, baru akan di buka resmi […]

  • Dorong Pemberdayaan Desa, Wamen PPPA Tekankan Peran Strategis Perempuan

    Dorong Pemberdayaan Desa, Wamen PPPA Tekankan Peran Strategis Perempuan

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PAStime News, BOYOLALI – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan, menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa sebagai upaya memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Veronica Tan menyampaikan bahwa perempuan memiliki […]

expand_less