Program Rehabilitasi Sosial di Lapas Ambon Dorong Warga Binaan Pulih dan Percaya Diri
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 14

Foto : Humas Lapas Kelas IIA Ambon
PAStime News, AMBON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku gelar rehabilitasi sosial bagi Warga Binaan, Senin (29/12). Program ini menghadirkan konselor adiksi dari BNNP Maluku dan tim rehabilitasi Lapas Ambon dengan fokus pada pemulihan dan pendampingan Warga Binaan yang pernah terjerat penyalahgunaan narkotika.
Salah satu rangkaian utama adalah konseling kelompok di mana Warga Binaan diajak berdiskusi secara terbuka mengenai pengalaman, tantangan, dan harapan mereka. Dalam sesi ini, konselor adiksi memberikan arahan, motivasi, serta strategi untuk mengatasi ketergantungan, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan dukungan antar peserta.
Selain konseling kelompok, kegiatan juga mencakup konseling individu, pelatihan keterampilan hidup, dan program reintegrasi sosial yang dipandu oleh tim rehabilitasi Lapas Ambon. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu Warga Binaan pulih dari penyalahgunaan narkotika, menumbuhkan kesadaran hidup sehat, serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan percaya diri dan produktif.
“Kami berkomitmen mendampingi Warga Binaan agar tidak hanya pulih dari penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” terang tim rehabilitasi Lapas Ambon, Yolanda Litaay.
Hal senada disampaikan konselor adiksi BNNP Maluku, dr. Telehala. “Melalui rehabilitasi sosial ini, kami berupaya membantu Warga Binaan untuk pulih dari dampak penyalahgunaan narkotika, membangun kesadaran hidup sehat, serta menyiapkan mereka agar mampu kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan produktif,” ujarnya.
Salah satu peserta rehabilitasi berinisial W juga menyampaikan kesan positifnya. “Saya merasa lebih kuat setelah mengikuti konseling ini. Dulu saya sering merasa putus asa, tapi sekarang saya punya harapan untuk hidup lebih sehat dan bisa kembali ke keluarga dengan percaya diri,” ungkapnya.
Dukungan pun disampaikan S. Hendra Budiman selaku Kepala Lapas Ambon. “Program rehabilitasi sosial ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh. Tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga pemulihan mental dan sosial, sehingga Warga Binaan siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tegasnya.
Dengan adanya program rehabilitasi sosial ini, Lapas Ambon bersama BNNP Maluku menegaskan komitmen untuk terus mendukung Pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pemulihan, dan siap mengembalikan Warga Binaan sebagai bagian produktif dari masyarakat
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
