Pembinaan Produktif, Lapas Takalar Bekali Warga Binaan Keterampilan Paving Block
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 157

Pembinaan Produktif, Lapas Takalar Bekali Warga Binaan Keterampilan Paving Block (Dok. Istimewa)
TAKALAR, PAStime News — Lapas Kelas IIB Takalar kembali menegaskan komitmen pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Selain itu, Lapas Takalar menggelar pelatihan pembuatan paving block di ruang bengkel kerja.
Selanjutnya, kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa (30/12) hingga Rabu (31/12).
Dengan demikian, pembinaan diarahkan pada keterampilan positif dan produktif.
Kemudian, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Rizal, menyampaikan tujuan pelatihan tersebut.
Selanjutnya, sembilan Warga Binaan mengikuti pelatihan pembuatan paving block perdana.
“Kami berharap sembilan Warga Binaan mengikuti pelatihan ini dengan serius.
Oleh karena itu, pelatihan ini kami rancang sebagai bekal keterampilan berkelanjutan,” ucap Rizal.
Selain itu, instruktur Ardi menjelaskan tahapan pelatihan pembuatan paving block.
Pertama, peserta mempelajari pencampuran bahan secara tepat dan terukur.
“Kami mengajarkan takaran campuran Fly Ash, Bottom Ash, abu batu, dan semen.
Dengan komposisi tersebut, peserta dapat menghasilkan sekitar 70 paving block,” jelas Ardi.
Selanjutnya, peserta mempraktikkan proses pencetakan menggunakan alat cetak.
Dengan demikian, peserta memahami proses produksi secara menyeluruh.
“Selama pelatihan tidak ada kendala.
Selain itu, Warga Binaan mudah mempraktikkan setiap arahan,” tambah Ardi.
Sementara itu, salah satu peserta, RS, menyambut positif kegiatan pelatihan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini membuka peluang membangun stigma positif di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami juga mampu berkarya.
Oleh karena itu, kami ingin berkontribusi secara positif,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menyampaikan harapan atas pelaksanaan pelatihan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya bekal keterampilan pasca pembebasan.
“Pelatihan ini menjadi wadah baru pengembangan keterampilan praktis.
Selain itu, kami berharap produk beton ramah lingkungan berbasis FABA dapat dihasilkan,” harapnya.
Akhirnya, Lapas Takalar terus berkomitmen menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Warga Binaan memiliki bekal nyata untuk kembali ke masyarakat secara mandiri.
- Penulis: Husni
