Lapas Banjarmasin Fasilitasi Kajian Keagamaan, Ajak Warga Binaan Raih Surga lewat Salat
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 11

Foto : Humas Lapas Kelas IIA Banjarmasin
PAStime News, BANJARMASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin fasilitasi pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan di Masjid Baabut Taqwa, Selasa (6/1). Pembinaan keagamaan ini menghadirkan Ustaz Rahmana dengan tema “Salat sebagai Sarana Mendekat kepada Allah dan Meraih Surga”.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan kajian keagamaan seperti ini penting untuk membentuk karakter dan keimanan Warga Binaan. “Melalui pembinaan spiritual, kami berharap mereka menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, dan siap berkontribusi positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ustaz Rahmana menekankan salat bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan komunikasi spiritual yang membentuk karakter dan menjadi jembatan yang menghubungkan kehidupan dunia dengan kebahagiaan di akhirat. Ia menjelaskan setiap salat yang dilakukan dengan khusyuk menjadi bekal berharga untuk meraih surga.
“Salat merupakan penghubung antara hamba dan Allah sekaligus penghalang dari perbuatan dosa. Mari kita perbaiki kualitas salat sebagai langkah konkret menuju surga sebagai kesungguhan dan kekhusyukan dalam ibadah,“ ucap Ustaz Rahmana.
Salah satu Warga Binaan, M.R., senang mengikuti kegiatan ini. “Kajian ini menambah ilmu agama. Jadi, walaupun berada di Lapas, saya masih bisa belajar,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi upaya Lapas Banjarmasin dalam menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, dan pembinaan mental bagi para Warga Binaan sehingga mereka memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
