Bapas Madiun Terima Mahasiswa Magang Hukum Unipma
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 45

Sumber : Bapas Madiun (Dok . Istimewa )
Madiun – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Madiun menerima enam mahasiswa yang sedang menjalani magang profesi hukum dari Fakultas Hukum Universitas PGRI Madiun (Unipma), Selasa (21/7).
Program tersebut dibuat bersama oleh Bapas Madiun dan Fakultas Hukum Unipma.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengalaman dalam melaksanakan tugas dan peran bidang Pemasyarakatan, terutama dalam hal Pembimbingan Kemasyarakatan.
Selanjutnya, mahasiswa akan belajar tentang penelitian kemasyarakatan, bimbingan, pendampingan, serta pengawasan terhadap Klien Pemasyarakatan.
Dengan demikian, peserta di harapkan mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan kegiatan hukum sehari-hari dan kebutuhan pekerjaan di dunia kerja.
Kepala Bapas Madiun, Siti Sunariyah, menyambut baik pelaksanaan program magang tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami peran penting Balai Pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana.
“Kami menyambut dengan baik kedatangan enam mahasiswa magang profesi hukum dari Fakultas Hukum Unipma ke Bapas Madiun. Kami berharap para mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung tentang cara kerja pembimbingan kemasyarakatan, memperkuat integritas, serta memahami peran penting Balai Pemasyarakatan dalam sistem hukum pidana di Indonesia,” kata Siti Sunariyah.
Sementara itu, Ketua Program Studi Fakultas Hukum Unipma, Sulistya Eviningrum, mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapas Madiun dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa.
Ia mengharapkan pengalaman di lapangan dapat meningkatkan kemampuan kerja profesional peserta sekaligus membantu mereka memahami lebih dalam mengenai cara kerja dalam bidang Pemasyarakatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapas Madiun yang telah memberi kesempatan belajar bagi enam mahasiswa kami. Melalui program ini, kami berharap mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman nyata, meningkatkan kemampuan profesional, serta memahami lebih dalam mengenai praktik hukum, terutama di bidang pemasyarakatan,” kata Sulistya.
Oleh karena itu, kerja sama antara dunia akademik dan lembaga pemerintah di harapkan terus ditingkatkan.
Selain menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan, kerja sama ini juga membantu munculnya sumber daya manusia yang memiliki integritas dan siap berperan di bidang hukum serta pelayanan publik.
- Penulis: Husni
