Lapas Parigi Panen 600 Ikat Pakcoy, Perkuat Pembinaan Kemandirian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 48

Sumber : Lapas Parigi (Dok. Istimewa)
Parigi, INFO_PAS – Lapas Kelas III Parigi kembali mencapai kesuksesan dalam program pembinaan kemandirian dengan panen sayur pakcoy, Selasa (21/7).
Selain itu, hasil panen meningkat secara signifikan di bandingkan masa sebelumnya. Peningkatan tersebut juga menggambarkan respons terhadap permintaan pasar lokal yang sangat tinggi.
Diperoleh 600 ikat atau setara 1.800 pohon pakcoy yang berhasil dipanen. Semua hasil berasal dari tanah yang subur dan di kelola oleh warga binaan.
Sementara itu, pencapaian itu dicapai berkat pemanfaatan lahan tidur menjadi area usaha pertanian yang hasilnya baik dan bisa dilestarikan.
Pelaksana Tugas Kepala Lapas Parigi, I Wayan Widana, mengucapkan terima kasih atas usaha Warga Binaan dalam memajukan bidang pertanian.
Ia menegaskan,
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam dan memetik sayuran, tetapi juga menghasilkan kemandirian.” Keterampilan dalam bidang agribisnis yang mereka pelajari akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan mereka.
Selanjutnya, Wayan berharap program ini dapat terus memperkuat keyakinan masyarakat tentang mutu pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia menambahkan,
“Kami berharap ilmu bercocok tanam ini bisa menjadi bahan bagi warga binaan untuk memulai hidup baru yang lebih baik, mandiri, dan bisa diterima oleh masyarakat saat mereka bebas nanti.”
Di sisi lain, seorang Warga Binaan bernama Unu mengatakan bahwa dia terkejut dengan hasil panen yang berhasil di peroleh meskipun lahan yang digunakan terbatas.
Ia mengatakan,
“Saya tidak pernah menduga bahwa lahan yang sempit bisa menghasilkan panen sebanyak ini.” Pengalaman ini menjadi ilmu baru bagi saya.”
Selanjutnya, program budidaya sayuran tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan.
Selain di jual kepada masyarakat, hasil panen juga memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan.
Oleh karena itu, Lapas Parigi terus berkomitmen untuk mengembangkan inovasi dalam pembinaan berbasis agribisnis. Dengan demikian, warga binaan diharapkan menjadi lebih terampil, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
