Presiden Prabowo Subianto Dorong Pembenahan Hunian Layak dan Pemukiman Asri Secara Masif Melalui Program Bedah Rumah
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
BOGOR, PAStime News — Selasa lalu, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas.
Agenda tersebut berlangsung khusus di kawasan Hambalang, Bogor.
Di samping itu, beberapa menteri kabinet turut hadir langsung.
Secara khusus, pertemuan membahas langkah konkret perbaikan hunian.
Selain itu, pemerintah memperkuat kualitas lingkungan permukiman warga.
Kemudian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan.
Menurut beliau, pemerintah terus berupaya menyediakan rumah terjangkau.
Oleh sebab itu, akses pembiayaan perumahan kini semakin dipermudah.
Dengan demikian, masyarakat luas dapat memiliki tempat tinggal.
Kutipan Seskab Teddy:
“Rapat membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau, termasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah.”
Selanjutnya, pemerintah juga memprioritaskan penataan kebersihan lingkungan.
Oleh karena itu, Gerakan Indonesia ASRI digencarkan secara menyeluruh.
Hasilnya, masyarakat tidak hanya memperoleh bangunan yang layak.
Malahan, warga dapat menghuni kawasan sehat dan nyaman.
Tercatat, program bedah rumah dimulai sejak tahun 2025.
Hingga kini, program telah menjangkau 400 ribu rumah.
Lantas, pembenahan dilanjutkan pada penyediaan fasilitas air bersih.
Di sisi lain, perbaikan sarana mandi, cuci, kakus diprioritaskan.
Sementara itu, sistem pengelolaan sampah terus ditingkatkan kualitasnya.
Akibatnya, kebersihan dan keindahan pemukiman semakin terjaga baik.
Kutipan Seskab Teddy:
“Sejak 2025 hingga kini, program bedah rumah telah menjangkau 400 ribu rumah, yang dilanjutkan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui penyediaan dan perbaikan air bersih dan MCK, pengelolaan sampah, serta peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan.”
Maka dari itu, pemerintah menekankan pentingnya aspek lingkungan.
Sebab, perbaikan hunian tidak hanya mencakup fisik bangunan.
Sebaliknya, kualitas hidup warga sangat ditentukan kebersihan sekitar.
Kutipan Seskab Teddy:
“Karena rumah yang layak bukan hanya tentang bangunan. Tempat tinggal juga harus berada di lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah.”
Memang, prinsip ini menjadi pijakan Gerakan Indonesia ASRI.
Bahkan, pembenahan tetap mengagungkan identitas budaya tiap daerah.
Kutipan Seskab Teddy:
“Inilah semangat Indonesia ASRI: menghadirkan hunian yang semakin layak dan lingkungan yang semakin indah, dengan tetap menghargai karakter, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah.”
Pada akhirnya, program ini mewujudkan hunian yang berkarakter.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
