Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pendidikan » Sekolah Ramah Anak Kota Bandung Terwujud Lewat Kolaborasi, Bukan Instruksi

Sekolah Ramah Anak Kota Bandung Terwujud Lewat Kolaborasi, Bukan Instruksi

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 44

PAStime News, Bandung, 10 Oktober 2025 — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Sekolah Ramah Anak tidak dapat terwujud hanya melalui perintah atau kebijakan formal, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak mulai dari pendidik, orang tua, siswa, hingga dunia usaha.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Deklarasi Sekolah Ramah Anak Kota Bandung yang berlangsung di Sekolah Taruna Bakti, Jumat (10/10). Acara ini menandai komitmen kuat Kota Bandung dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan berpihak pada anak.

“Sekolah ramah anak itu bukan soal aturan di atas kertas, tapi tentang kerja bersama. Terwujud dengan kolaborasi, bukan instruksi,” ujar Farhan.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyoroti kualitas pendidikan di Kota Bandung yang menurutnya telah menunjukkan hasil nyata. Ia menyebut banyak lulusan sekolah di Bandung yang diterima di perguruan tinggi terbaik di Indonesia, seperti ITB, Unpad, UPI, ISBI, dan UIN.

“Anak-anak Bandung memenuhi kursi di berbagai kampus terbaik negeri ini. Ini bukti bahwa Bandung melahirkan generasi unggul,” lanjutnya.

Farhan juga mengingatkan bahwa Bandung memiliki sejarah panjang dalam mencetak tokoh nasional, termasuk Presiden Soekarno dan Presiden B.J. Habibie, serta sejumlah menteri aktif saat ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat:

  • 721 PAUD dan TK

  • 429 SD

  • 237 SMP

yang sedang menjalani proses menuju kategori Sekolah Ramah Anak, sesuai dengan Keputusan Wali Kota Bandung.

“Tiga sekolah bahkan sudah mencapai level ‘maju’ sesuai standar nasional,” kata Uum.

Penerapan Sekolah Ramah Anak di Bandung mengacu pada enam komponen utama, yaitu:

  1. Kebijakan sekolah yang berpihak pada anak

  2. Tenaga pendidik dan kependidikan yang memahami hak anak

  3. Proses pembelajaran yang menghargai anak

  4. Sarana dan prasarana yang aman dan inklusif

  5. Partisipasi aktif anak dalam proses pendidikan

  6. Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam lingkungan sekolah

“Kami ingin anak-anak Bandung punya ruang untuk menyampaikan suara, termasuk soal transportasi umum yang aman dan ruang bermain yang layak,” tambah Uum.

Wali Kota bandung Farhan menutup sambutannya dengan harapan agar deklarasi ini menjadi langkah awal yang konsisten dalam membangun sekolah yang berbasis kasih sayang, komunikasi, dan keamanan bagi anak-anak.

“Pendidikan bukan hanya soal angka atau peringkat, tapi tentang membangun hubungan yang sehat dan saling menghargai antara guru dan siswa,” tegasnya.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Perempuan Martapura Menuai Pujian Usai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Warga Binaan

    Lapas Perempuan Martapura Menuai Pujian Usai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PAStime News, MARTAPURA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam pemenuhan hak dasar Warga Binaan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilaksanakan di Klinik Lapas pada Jumat (5/12). Pemeriksaan ini diikuti oleh Warga Binaan yang membutuhkan layanan medis sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan mereka tetap stabil dan terpantau. Kepala Lapas Perempuan […]

  • Kalapas Palu Berikan Arahan Kebersihan & Disiplin Kerja ke WBP

    Kalapas Palu Tekankan Disiplin dan Kebersihan Kerja kepada Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Palu, PAStime News – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Palu, Makmur, memberikan pengarahan langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terlibat dalam kegiatan dapur, bengkel, dan unit produksi, Selasa (30/09/2025). Kegiatan ini turut di dampingi oleh Kepala Regu Pengamanan Mustika dan Staf Binadik Yusuf. Jajaran regu pengamanan lainnya juga hadir. Dalam arahannya, Kalapas Palu […]

  • Lapas Kelas IIB Tual lakukan razia kamar hunian Warga Binaan, Kamis (28/8). (Web: Ditjenpas)

    Lapas Tual Razia Dua Blok, Tegaskan Komitmen Keamanan

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PAStime News, Langgur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual lakukan razia kamar hunian Warga Binaan, Kamis (28/8). Penggeledahan tersebut menyasar dua kamar hunian blok secara acak. Hasilnya, di temukan berbagai benda terlarang di antaranya silet dan isi pisau cutter. Penggeledahan di lakukan oleh petugas secara bersama-sama. Sebelum menggeledah kamar, Warga Binaan di persilakan keluar […]

  • Rutan Garut dan Yonif 303/SSM Gelar Pelatihan FMD

    Rutan Garut dan Yonif 303/SSM Gelar Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PAStime News, Garut – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut menggelar pelatihan fisik, mental, dan kedisiplinan di Markas Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati, Desa Sukawargi, Cisurupan, Kamis (25/09/2025). Pelatihan ini bertujuan membentuk karakter pegawai yang tangguh, disiplin, dan berjiwa korsa dalam menjalankan tugas pemasyarakatan. Karutan, pejabat struktural, pegawai, taruna, CPNS, serta tim pelatih Yonif […]

  • Rekor Baru Film Indonesia : Agak Laen 2 Catat 3,5 Juta Penonton, Kalahkan The Conjuring

    Rekor Baru Film Indonesia : Agak Laen 2 Catat 3,5 Juta Penonton, Kalahkan The Conjuring

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PAStime News, JAKARTA – Film komedi Indonesia “Agak Laen: Menyala Pantiku!” berhasil menorehkan prestasi impresif dengan total penonton yang melampaui film horor Hollywood “The Conjuring: Last Rites” di bioskop Indonesia pada Jumat lalu. Keberhasilan ini menempatkan sekuel film Agak Laen (2024) sebagai film terlaris ketiga yang dirilis pada 2025, berdasarkan data laman Cinepoint. Kuartet anggota […]

  • Lestarikan Budaya Minangkabau, Warga Binaan Lapas Dharmasraya Latihan Randai Bersama Petugas

    Lestarikan Budaya Minangkabau, Warga Binaan Lapas Dharmasraya Latihan Randai Bersama Petugas

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PAStime News, DHARMASRAYA – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya melaksanakan latihan seni randai bersama petugas pembinaan, Senin (15/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian sekaligus wujud komitmen Lapas Dharmasraya dalam melestarikan budaya Minangkabau di lingkungan Pemasyarakatan. Latihan randai digelar di area Lapas Dharmasraya dengan diikuti sejumlah Warga Binaan yang tampak antusias […]

expand_less