Rutan Bengkulu Panen Sayur Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 87

Rutan Bengkulu melaksanakan panen sayur pakcoy untuk mendukung kebutuhan pangan harian dan pembinaan kemandirian warga binaan. (Dok: Humas Rutan Bengkulu)
PAStime News, Bengkulu, 13 Oktober 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian warga binaan. Mereka melaksanakan panen raya sayur pakcoy yang di budidayakan di lahan pertanian rutan. Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando. Hasil panennya di salurkan untuk mendukung kebutuhan pangan harian dapur rutan.
Program pertanian ini menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian di dalam rutan. Ini bertujuan membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan bercocok tanam serta nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali bisa melakukan panen pakcoy. Semua ini adalah hasil kerja keras warga binaan. Meskipun sedang menjalani masa pidana, mereka tetap bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, saat memimpin kegiatan panen.
Tanaman pakcoy di pilih karena memiliki masa panen yang singkat, nilai gizi tinggi, dan mudah di budidayakan. Lahan pertanian di Rutan Bengkulu sendiri di kelola secara intensif dengan memanfaatkan pekarangan yang tersedia, menciptakan ekosistem pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Yulian juga menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi dari 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas). Program ini di gagas oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Salah satu fokus utama program ini adalah mendorong satuan kerja pemasyarakatan. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas melalui kegiatan pertanian dan keterampilan berbasis potensi lokal.
“Kami ingin program ini terus berkembang. Ke depan, bukan hanya pakcoy yang ditanam, tapi juga berbagai tanaman hortikultura lainnya. Harapannya, warga binaan bisa mengembangkan keterampilan ini setelah bebas nanti,” tegas Yulian.
Selain pakcoy, Rutan Bengkulu juga mengembangkan komoditas pertanian lain seperti cabai, kangkung, dan jenis sayuran hortikultura lainnya. Karutan turut melakukan pemantauan langsung. Hal ini untuk memastikan setiap program berjalan optimal. Program tersebut memberikan manfaat maksimal, baik bagi warga binaan maupun kebutuhan internal dapur rutan.
Dengan keberhasilan panen ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berdampak nyata. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menciptakan peluang keterampilan baru bagi warga binaan sebagai bekal mereka ketika kembali ke masyarakat.
- Penulis: mamang
