Aulia Rahmad Raih Peringkat I Petugas Berprestasi Nasional pada Puncak HBP Ke-62
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 82

Aulia Rahmad Raih Peringkat I Petugas Berprestasi Nasional pada Puncak HBP Ke-62
TANGERANG, PAStime News – Prestasi gemilang petugas Pemasyarakatan asal Aceh ini menegaskan komitmen inovasi, profesionalisme, serta semangat pelayanan prima dalam mendukung kemajuan Pemasyarakatan di tingkat nasional.
Momen membanggakan mewarnai puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62. Selain itu, acara berlangsung di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia. Kegiatan digelar pada Senin.
Selanjutnya, petugas Pemasyarakatan dari Aceh meraih penghargaan nasional. Aulia Rahmad dinobatkan sebagai peringkat pertama petugas berprestasi. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi wilayah Aceh.
Kemudian, Aulia menunjukkan dedikasi tinggi selama pengabdian. Ia meraih berbagai prestasi di tingkat nasional. Selain itu, pencapaiannya mencerminkan komitmen kuat dalam pelayanan publik.
Lebih lanjut, Aulia meraih Juara 1 Video Pelayanan Publik Berbasis HAM Nasional. Selain itu, ia memenangkan lomba desain poster Kemenimipas. Ia juga meraih gelar Pemuda Berprestasi Aceh 2025.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya pribadi. Selain itu, dukungan rekan dan pimpinan sangat berarti. Semoga saya terus mengabdi dengan hati.”
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, turut mendampingi. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Selain itu, ia menilai prestasi ini sebagai bukti nyata.
“Prestasi ini menunjukkan insan Pemasyarakatan mampu berinovasi. Selain itu, mereka mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap ini memotivasi seluruh petugas.”
Di sisi lain, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memberikan arahan. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan profesionalisme. Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran memperkuat komitmen.
“HBP Ke-62 menjadi refleksi capaian kinerja. Selain itu, momentum ini memperkuat integritas. Kami juga meningkatkan profesionalisme di seluruh jajaran Pemasyarakatan.”
Akhirnya, acara berlangsung khidmat dan penuh makna. Prosesi ditutup dengan pemotongan tumpeng. Tradisi ini melambangkan rasa syukur perjalanan 62 tahun Pemasyarakatan Indonesia.
- Penulis: Husni
