Bapas Jambi Tegaskan Pembinaan Pascarehabilitasi: Warga Binaan Siap Kembali Produktif di Masyarakat
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 184

PAStime News, MUARO JAMBI – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas Jambi menegaskan pentingnya keberlanjutan pembinaan pascarehabilitasi bagi Warga Binaan. Peran Pembimbing Kemasyarakatan menjadi kunci dalam melakukan asesmen, pemantauan, dan pendampingan reintegrasi sosial, agar proses pemulihan tidak berhenti di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), tetapi terus berlanjut hingga Warga Binaan kembali berkontribusi di masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapas Jambi, Dwi Santosa, pada penutupan kegiatan rehabilitasi di Lapas Perempuan Jambi.
“Rehabilitasi bukan akhir dari proses pembinaan. Setelah ini, Bapas makin berperan untuk memastikan perubahan positif yang telah terbentuk dapat dipertahankan. Kami siap melakukan pendampingan berkelanjutan agar Warga Binaan kembali sebagai pribadi yang siap berkontribusi di lingkungan sosialnya,” tegas Dwi.
Kegiatan rehabilitasi yang berlangsung beberapa bulan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Perempuan Jambi, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, dan Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Jambi. Program dirancang untuk membantu Warga Binaan memulihkan diri dari ketergantungan, memperbaiki kondisi psikologis, dan membangun keterampilan dasar sebagai bekal reintegrasi ke masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak:
“Program rehabilitasi ini adalah bentuk komitmen kami agar Warga Binaan memperoleh kesempatan memperbaiki diri. Bekal ini diharapkan menjadi modal kuat bagi mereka untuk memulai hidup baru yang lebih baik,” ujar Irwan.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Jambi, Meita, menuturkan bahwa peserta menunjukkan perkembangan positif selama program berlangsung.
“Kami berharap kerja sama yang terbangun dapat terus diperkuat sehingga kualitas pelaksanaan rehabilitasi makin optimal di masa mendatang,” ucap Meita.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat bagi peserta rehabilitasi, piagam penghargaan untuk BNNP Jambi dan IKAI, serta penampilan karya dan testimoni dari Warga Binaan. Momentum ini menegaskan komitmen Kanwil Ditjenpas Jambi dan seluruh UPT Pemasyarakatan untuk menghadirkan pembinaan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemulihan.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
