Budaya Literasi Lapas Batulicin Tingkatkan Wawasan dan Motivasi Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 78

Sumber: Lapas Batulicin (Dok. Istimewa)
BATULICIN, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Batulicin terus berupaya meningkatkan minat baca bagi para narapidana, pada Senin (25/5).
Program ini di wujudkan dengan adanya pojok baca yang berfungsi sebagai tempat belajar dan hiburan di lingkungan lapas.
Banyak jenis buku yang tersedia, mulai dari buku pengetahuan, motivasi, dan keagamaan, sampai bacaan umum lainnya.
Dengan adanya ini, narapidana bisa menggunakan waktu luang mereka dengan kegiatan yang lebih positif dan berguna.
Sementara itu, pojok baca juga merupakan bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperluas pengetahuan dan minat baca.
Tidak hanya itu, tempat tersebut juga sering di penuhi oleh narapidana saat ada waktu luang.
Karena itu, area ini tumbuh menjadi tempat untuk belajar dan menambah wawasan selama menjalani masa pembinaan.
Selanjutnya, di harapkan program literasi ini bisa membentuk kebiasaan positif dan meningkatkan kualitas diri para narapidana.

Sumber: Lapas Batulicin (Dok. Istimewa)
Dengan membaca, mereka bisa memperoleh informasi baru dan membantu membangun pola pikir yang lebih baik.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan bahwa membaca sangat penting untuk proses pembinaan.
Ia menyatakan,
“Dengan membaca, narapidana bisa memperluas cara berpikir, meningkatkan kemampuan analisis, serta meningkatkan rasa percaya diri. ”
Ia juga menambahkan,
“Ini adalah hal penting yang bisa mereka bawa saat kembali ke masyarakat. ”
Di sisi lain, salah satu narapidana yang bernama Y mengaku merasa terbantu dengan adanya pojok baca tersebut.
Dia menyatakan,
“Pojok baca sangat berguna bagi kami untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan baru. ”
Dia juga mengatakan,
“Membaca membuat pikiran lebih tenang dan menambah motivasi selama masa pembinaan. ”
Dengan demikian, Lapas Batulicin terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang bersifat edukatif, manusiawi, dan fokus pada pengembangan kualitas diri narapidana.
- Penulis: Husni
