Duta Besar Negara Sahabat Optimistis Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 62

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Kedutaan besar negara-negara sahabat menunjukkan semangat yang tinggi saat memulai misi diplomatik mereka di Indonesia.
Peristiwa ini terjadi pada saat penyerahan surat pengangkatan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Selasa (9/6).
Selain menjadi tanda di mulainya tugas diplomatik, acara ini juga membuka kemungkinan untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang penting.
Duta Besar Panama untuk Indonesia, Bernardo Brea Rodriguez, mengungkapkan kesan yang positif sejak kedatangannya pertama kali di tanah air.
Menurut Bernardo, keramahan masyarakat setempat menjadikannya pengalaman berharga pada awal penugasannya.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua orang Indonesia, karena satu-satunya hal yang saya rasakan saat datang adalah kehangatan, kebaikan, dan sambutan hangat,” ungkapnya.
Selanjutnya, Bernardo berharap agar hubungan antara Indonesia dan Panama semakin erat, terutama dalam bidang maritim, logistik, dan transportasi.
Ia berpendapat bahwa letak geografis kedua negara adalah aset penting untuk membangun kerja sama yang lebih solid.
“Kami berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dalam menjalin kerjasama baru di bidang maritim, logistik, dan transportasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Duta Besar Portugal untuk Indonesia, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, menganggap penugasannya memiliki arti yang mendalam.
Ia bahkan merasakan seperti kembali ke rumah saat menjalankan tugas di Indonesia.
Di samping itu, ia menekankan hubungan bersejarah Indonesia dan Portugal yang telah terjalin lebih dari lima abad.
“Misi saya adalah untuk memperkuat hubungan yang telah terbina selama lebih dari lima abad ini,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Republik Demokrasi Rakyat Korea untuk Indonesia, Hong Kwang Il, menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama dua negara.
Terlebih lagi, tahun 2026 akan menandai 62 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Utara.
“Sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh dari Republik Rakyat Demokratik Korea untuk Republik Indonesia, saya akan berupaya untuk meningkatkan dan memperluas persahabatan serta kerjasama antara kedua negara kita,” katanya.
Sejalan dengan itu, Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Redouane Houssaini, memandang adanya peluang besar dalam pengembangan kerja sama strategis.
Mulai dari sektor perdagangan, investasi, energi terbarukan, ketahanan pangan, hingga pertukaran budaya antara generasi muda.
Dalam hal ini, Redouane juga berpendapat bahwa Indonesia dan Maroko memiliki nilai-nilai seperti toleransi, keterbukaan, dan moderasi yang serupa.
“Kita memiliki nilai toleransi dan keterbukaan dalam Islam yang sama,” imbuhnya.
Dengan demikian, penyerahan surat kepercayaan ini menandai awal yang baru dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Oleh karena itu, dengan semangat kolaborasi serta saling menghormati, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis di dunia internasional.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
