Film Sintas Tampilkan Hasil Pembinaan Kreatif Warga Binaan Ditjenpas
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 48

Sumber: Rutan Jakarta Pusat (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus memperkuat pembinaan dengan mengembangkan kreativitas serta potensi Warga Binaan.
Salah satu wujudnya adalah gala premiere film Sintas yang di adakan di Rutan Kelas I Jakarta Pusat pada hari Jumat, 3 Juli.
Acara ini merupakan bagian dari program MOVE IT, Spirit of Reintegration, Creativity, and Education.
Program tersebut juga mendorong Warga Binaan untuk berkreasi, belajar, dan meningkatkan semangat untuk berintegrasi kembali ke masyarakat.
Film Sintas adalah hasil kerja sama antara Warga Binaan dan mantan Warga Binaan bernama Reza Bukan.
Film ini menggambarkan perubahan hidup yang di alami seseorang selama menjalani proses pembinaan di Rutan.
Cerita dalam film itu menunjukkan kesempatan belajar, menjaga kesehatan, membentuk karakter, serta meningkatkan keterampilan untuk mempersiapkan kembali ke masyarakat.
Di sisi lain, Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjenpas, Kadiyono, menyatakan apresiasi atas inovasi yang ada di Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Ia berpendapat bahwa film merupakan cara yang baik untuk edukasi dan juga untuk komunikasi dengan publik.
“Komitmen dan kerja keras petugas Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas perlu di imbangi dengan keinginan Warga Binaan untuk menjadi lebih baik. Selain itu, dukungan dari keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, dan semua pihak terkait sangat penting dalam mendukung kesuksesan reintegrasi sosial,” kata Kadiyono.
Dia juga menegaskan bahwa informasi mengenai pembinaan harus di sampaikan dengan jujur, jelas, dan objektif.
“Melalui penyampaian yang objektif, di harapkan akan terbentuk pandangan yang lebih positif terhadap Sistem Pemasyarakatan di Indonesia serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan yang di lakukan,” harapnya.
Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo, juga memberikan penghargaan.
“Acara ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan berlangsung baik. Kami mendukung semua program yang memberi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan mereka dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, mengatakan bahwa film Sintas mendokumentasikan perubahan nyata dalam lingkungan Pemasyarakatan.
“Film ini bukan hanya karya kreatif, tetapi juga alat untuk menunjukkan bahwa proses pembinaan di Pemasyarakatan di lakukan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, Warga Binaan mengungkapkan bahwa pengalaman pembinaan akan lebih nyata jika di ungkapkan langsung oleh mereka yang menjalani.
Dengan demikian, Ditjenpas ingin masyarakat semakin mengerti bahwa Pemasyarakatan juga memfasilitasi kesempatan untuk berkarya sebagai bekal untuk berkontribusi kembali di masyarakat.
- Penulis: Husni
