Gubernur Jambi Menjadi Pelopor Pertama di Indonesia yang Memberikan Modal Usaha dan Peralatan Kerja Bagi Warga Binaan Bebas Murni Pada HUT Ke-81 RI
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 28

Sumber: Ditjenpas Jambi (Dok. Istimewa)
JAMBI, PAStime News – Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia menjadi momen transformatif bagi tiga warga binaan pemasyarakatan di Provinsi Jambi. Sebab, mereka tidak hanya memperoleh kebebasan murni, tetapi juga dibekali sarana usaha mandiri.
Gubernur Jambi Al Haris mencatatkan sejarah sebagai kepala daerah pertama di Indonesia yang menyerahkan bantuan langsung tersebut. Selanjutnya, program kolaboratif ini menggandeng BAZNAS Provinsi Jambi guna mendukung proses reintegrasi sosial mantan narapidana.
Oleh karena itu, para penerima manfaat tidak dibiarkan pulang tanpa arah setelah masa pidananya usai. sebaliknya, bantuan tunai Rp3 juta beserta perlengkapan kerja diberikan demi kemandirian ekonomi mereka.
Sebagai rincian, Iqbal bin Edi Kelana menerima gerobak sate beserta dana usaha. Kemudian, Zulkifli Ashari memperoleh etalase kaca penjualan. Sementara itu, Fadillah binti Musa dibekali peralatan memasak lengkap.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar menegaskan pentingnya dukungan ini. Menurut Irwan,
“Kebebasan harus menjadi awal bagi seseorang untuk menjalani kehidupan baru secara bertanggung jawab.”
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa proses pemasyarakatan tidak boleh berhenti di pintu lembaga pemasyarakatan. Akibatnya, pendampingan ekonomi sangat dibutuhkan agar perubahan positif warga binaan dapat terjamin secara berkelanjutan.
Irwan turut menambahkan,
“Yang paling penting setelah bebas adalah bagaimana mereka bisa kembali ke keluarga, diterima masyarakat, kemudian mampu berdiri di atas kaki sendiri.”
Oleh sebab itu, bantuan gerobak, etalase, serta alat masak tersebut menjadi fondasi utama. Meskipun terlihat sederhana, instrumen ini memicu optimisme baru bagi mereka yang memulai dari titik nol.
Di sisi lain, Irwan kembali menyampaikan pesan morilnya.
“Ini bukan hanya soal nilai bantuannya. Yang lebih penting adalah pesan di balik bantuan ini bahwa mereka masih dipercaya,” ujarnya.
Seirama dengan hal tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemerintah daerah. Gubernur Al Haris berharap,
“Mereka diharapkan memanfaatkan modal usaha dengan sungguh-sungguh, bekerja secara halal, menghidupi keluarga dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.”
Oleh karena itu, keterlibatan aktif BAZNAS serta Pemprov Jambi membuktikan hadirnya negara. Kendati demikian, keberhasilan reintegrasi sosial tetap membutuhkan penerimaan tulus dari lingkungan masyarakat luas.
Akhirnya, Irwan menutup pernyataannya dengan ajakan simpatik.
“Kami ingin mereka kembali dengan hati yang tulus dan ikhlas. Sekarang waktunya mereka kembali membangun kehidupan,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, kolaborasi strategis ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan merupakan kesempatan kedua untuk bangkit dan bermartabat.
- Penulis: Husni
