Pameran FLONA 2026 di Lapangan Banteng Jadi Simbol Keterbukaan Budaya dan Wadah Penguat Ekonomi Kreatif Warga Jakarta
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 16

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pameran FLONA 2026 di Taman Lapangan Banteng.
Selanjutnya, peninjauan langsung ini didampingi oleh Ketua TP PKK DKI Jakarta.
Oleh karena itu, beliau mengapresiasi penyelenggaraan pameran flora dan fauna tersebut.
Sebab, ajang ini berhasil menampilkan keanekaragaman budaya dari berbagai daerah.
Bahkan, Gubernur Pramono Anung memberikan pujian terhadap kualitas pameran tahun ini:
“Terus terang pelaksanaannya tahun ini menurut saya salah satu pelaksanaan yang terbaik. Saya tadi keliling melihat dari kota, lima kota, satu kabupaten, temanya berbeda-beda.”
Di samping itu, keunikan elemen hiasan serta tanaman memperkuat kesan ruang terbuka.
Sehingga, kehadiran pameran ini mencerminkan Jakarta sebagai kota yang inklusif.
Kemudian, beliau menegaskan kembali keterbukaan Jakarta terhadap seluruh lapisan masyarakat:
“Ini mencerminkan bahwa Jakarta dalam hal yang menyangkut keberagaman, perbedaan, menerima keterbukaan bagi masyarakat Jakarta, bagi siapa pun yang datang ke Jakarta dengan etnik budaya masing-masing, tentunya kami sangat terbuka.”
Sementara itu, acara bertema “Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta” digelar hingga akhir September.
Akibatnya, ratusan pelaku UMKM dan komunitas kreatif ikut memeriahkan ratusan stan.
Oleh sebab itu, lonjakan pengunjung diharapkan mampu meningkatkan nilai transaksi secara signifikan.
Lalu, Gubernur Pramono Anung menambahkan harapan besarnya bagi pengusaha lokal:
“Tadi saya mendapatkan laporan dan juga dari semua tenant yang ada, pengunjungnya mengalami peningkatan yang luar biasa. Ini menunjukkan ada peningkatan yang luar biasa dan mudah-mudahan transaksinya bagi para pelaku UMKM yang hari ini ikut pameran di tempat ini juga mengalami kenaikan.”
Akhirnya, Dinas Pertamanan menargetkan transaksi pameran dapat menembus angka Rp40 miliar.
- Penulis: Husni
