Harga Pangan di Pasar Serpong Terus Naik, Warga dan Pedagang Keluhkan Tekanan Daya Beli
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 63

sumber: kabar6.com (Dok. istimewa)
TANGERANG SELATAN, PAStime News – Kenaikan harga daging, cabai, telur, ayam, dan kacang tanah di Pasar Serpong memicu tekanan ekonomi, pemerintah siapkan operasi pasar di tujuh kecamatan Kota Tangerang Selatan.
Harga daging sapi di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, terus bertahan tinggi.
Sejak usai Lebaran, harga naik dan kini mencapai Rp140 ribu per kilogram.
Pedagang daging sapi, Edoy, menuturkan kondisi harga belum menunjukkan penurunan hingga saat ini.
“Enggak tahu kenapa belum turun juga,” kata Edoy di Pasar Serpong, Senin (24/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa pada kondisi normal, harga daging sapi berada pada kisaran Rp115 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.
Selain itu, sejumlah komoditas pangan lain juga mengalami kenaikan harga secara bersamaan di pasar yang sama.
Kenaikan tersebut terjadi pada cabai, daging ayam, hingga kacang tanah.
Pedagang sembako, Muhid, mencatat kenaikan signifikan pada harga kacang tanah.
Ia menyebut harga sebelumnya sekitar Rp28 ribu per kilogram.
Namun, kini harga naik menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Lebih lanjut, Muhid menilai kenaikan tersebut berdampak langsung pada aktivitas jual beli.
“Cukup berdampak. Daya beli masyarakat kurang, ditambah lagi ekonomi lagi gini,” ujar Muhid.
Selain itu, para pedagang di Pasar Serpong menyikapi kondisi ini dengan mengurangi stok barang dagangan.
Mereka menyesuaikan persediaan karena tekanan permintaan yang melemah.
Sementara itu, Asda II Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, Harus Agus Santoso, menyampaikan bahwa harga telur ayam boiler juga mengalami kenaikan.
Ia mencatat harga naik dari Rp26 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram.
“Kenaikan karena pasokan,” ujarnya.
Selain telur, ia juga menjelaskan bahwa harga ayam potong ikut naik.
Harga sebelumnya Rp35 ribu kini meningkat menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Di sisi lain, ia menambahkan bahwa kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai.
Ia menyebut cabai rawit merah dan cabai keriting mengalami lonjakan sekitar tiga minggu terakhir.
Kemudian, ia menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah intervensi harga.
Ia meminta dinas perindustrian dan perdagangan menggelar operasi pasar di tujuh kecamatan Kota Tangerang Selatan.
sumber: kabar6.com
- Penulis: Husni
