Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Sosial » Heboh di G20! PM Jepang Sanae Takaichi Terlambat Hampir 1 Jam Gara-gara Pilih Pakaian

Heboh di G20! PM Jepang Sanae Takaichi Terlambat Hampir 1 Jam Gara-gara Pilih Pakaian

  • account_circle Ghiffary Alfiansyach
  • calendar_month
  • visibility 83

PAStime News, JAKARTA – Sebuah peristiwa tak biasa terjadi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, yang dikenal berasal dari negara dengan budaya tepat waktu paling disiplin di dunia, justru hadir terlambat hampir satu jam pada sesi pertemuan kepala negara, akhir pekan lalu. Kejadian ini sontak menjadi sorotan publik internasional karena dianggap sebagai “anomali” dari stereotip ketepatan waktu warga Jepang.

Budaya ‘on time’ yang telah melekat kuat pada masyarakat Jepang membuat keterlambatan, bahkan hanya lima menit, bisa menimbulkan ketidaknyamanan hingga mengurangi rasa saling percaya. Namun momen di G20 ini memperlihatkan situasi berbeda ketika Takaichi tidak tampak pada sesi pembukaan dan baru muncul menjelang sesi foto bersama.

Video yang beredar memperlihatkan Takaichi berdiri di antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka. Takaichi tampak canggung, hanya tersenyum ketika kedua pemimpin di sampingnya sedang berbincang, tanpa sempat menyapa pemimpin lain.

Laporan All-Nippon News Network menyebutkan bahwa Takaichi bahkan kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dengan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang karena ia tidak hadir tepat waktu di sesi pembukaan pada 22 November.

Para pejabat Jepang menyebut Perdana Menteri juga melewatkan waktu makan untuk “mempersiapkan jadwal hari-hari berikutnya,” tanpa memberikan penjelasan mendetail. Sebelum keberangkatan ke Afrika Selatan, Takaichi sempat mengunggah di media sosial bahwa ia merasa kelelahan saat berkemas, terutama karena proses memilih pakaian yang menyita waktu.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya tekanan diplomatik Jepang, diperburuk dengan komentar Takaichi sebelumnya mengenai Taiwan, yang memicu perhatian publik dan media internasional.


Alasan Mengejutkan: Pakaian Jadi Penyebab Keterlambatan

Dalam pernyataannya di platform X, Takaichi akhirnya mengungkap alasan yang membuatnya terlambat hampir satu jam pada pertemuan kepala negara tersebut. Ia mengakui bahwa ia menghabiskan banyak waktu untuk memilih pakaian yang tepat untuk tampil di forum internasional itu.

Hal ini dipicu komentar dari Hiroshi Ando, Sekretaris Jenderal partai oposisi Sanseito, yang sebelumnya menegaskan pentingnya memakai produk lokal Jepang berkualitas tinggi dalam acara kenegaraan internasional. Takaichi menyebut pendapat tersebut “sangat masuk akal”, namun ia mengaku tidak membawa pakaian produk dalam negeri di ajang G20.

Akibatnya, Takaichi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari opsi yang dinilai “tidak terlihat murahan” dan “tidak membuatnya dianggap remeh” oleh pemimpin dunia lainnya.


Peristiwa ini menjadi sorotan global karena menyangkut citra Jepang sebagai bangsa yang identik dengan ketepatan waktu. Meski demikian, keterbukaan Takaichi mengenai penyebab keterlambatan dianggap menunjukkan transparansi di tengah tekanan publik dan diplomasi internasional yang semakin kompleks.

  • Penulis: Ghiffary Alfiansyach

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Pangkalpinang Bersama Warga Binaan Olah Roti Panggang Berbasis UMKM (Dok. Istimewa)

    Lapas Pangkalpinang Bersama Warga Binaan Olah Roti Panggang Berbasis UMKM

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, PAStime News — Lapas Kelas IIA Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmen pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui pelatihan pengolahan roti panggang berbasis UMKM. Program ini membekali Warga Binaan keterampilan kerja aplikatif dan bernilai ekonomi. Oleh karena itu, Lapas mempersiapkan proses reintegrasi sosial yang lebih berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran produksi roti panggang. […]

  • Lapas Kelas IIB Batang menunjukkan kepedulian terhadap keluarga Warga Binaan dengan menggelar kegiatan bantuan sosial, Senin (25/8). (Web. Ditjenpas)

    Lapas Batang Berbagi, Keluarga Warga Binaan Terima Bansos

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PAStime News, Batang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menunjukkan kepedulian terhadap keluarga Warga Binaan dengan menggelar kegiatan bantuan sosial, Senin (25/8). Kegiatan ini berlangsung di aula Lapas Batang dengan penuh suasana kebersamaan dan silaturahmi. Bantuan sosial yang di berikan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari kepada sembilan keluarga Warga Binaan. Penyerahan di […]

  • Lapas Kelas IIA Ambon latih WBP memproduksi batako sebagai upaya meningkatkan kemandirian warga binaan. (Dok: Humas Lapas Ambon)

    Lapas Ambon Gembleng WBP Jadi Ahli Produksi Batako

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku melatih warga binaan pemasyarakatan (WBP) memproduksi batako untuk kemandirian. Kepala Lapas Ambon Herliadi menegaskan program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan untuk masa depan setelah bebas. “Kami ingin mereka keluar dari sini dengan bekal keterampilan, […]

  • Melalui Upacara Hari Bela Negara, Lapas I Madiun Ajak Warga Binaan Cintai NKRI

    Melalui Upacara Hari Bela Negara, Lapas I Madiun Ajak Warga Binaan Cintai NKRI

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PAStime News, MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Bela Negara Tahun 2025 sebagai bentuk penguatan nilai nasionalisme dan cinta Tanah Air di lingkungan pemasyarakatan. Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan dalam Lapas Kelas I Madiun dan berlangsung khidmat serta tertib. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan bersama jajaran […]

  • Transformasi Pelayanan Publik Lapas Piru Melalui Resminya Fasilitas Baru Graha Saka Mese Nusa

    Transformasi Pelayanan Publik Lapas Piru Melalui Resminya Fasilitas Baru Graha Saka Mese Nusa

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PIRU, PAStime News — Gedung Graha Saka Mese Nusa di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Piru resmi beroperasi. Oleh karena itu, prosesi pengguntingan pita serta pembukaan papan nama menandai peresmian fasilitas monumental tersebut. Di samping itu, kehadiran gedung ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat fungsi pembinaan pemasyarakatan. Selain itu, fasilitas tersebut dibangun guna meningkatkan standar kualitas […]

  • Lapas Kendari Gelar Pelatihan Kemandirian Warga Binaan: Fokus pada Las dan Pertukangan

    Lapas Kendari Gelar Pelatihan Kemandirian Warga Binaan: Fokus pada Las dan Pertukangan

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PAStime News, Kendari — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pembinaan narapidana dengan menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan kemandirian. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo ini resmi di buka pada Senin (13/10) oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara, Sulardi. Program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan […]

expand_less