Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Sosial » Jakarta Bersiap Tinggalkan Era Buang Timbun Sampah, Bantar Gebang Tolak Sampah Campur Mulai Agustus 2026

Jakarta Bersiap Tinggalkan Era Buang Timbun Sampah, Bantar Gebang Tolak Sampah Campur Mulai Agustus 2026

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 66

JAKARTA, PAStime News – Kebijakan baru ini mendorong warga Jakarta memilah sampah dari rumah, sekaligus mempercepat pengolahan energi dan daur ulang modern.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengubah sistem pengelolaan sampah secara besar-besaran. Mulai Agustus 2026, TPST Bantar Gebang hanya menerima sampah residu.

Selain itu, pemerintah tidak lagi menerima sampah campur dari rumah tangga maupun kawasan komersial. Karena itu, warga Jakarta wajib memilah sampah sejak dari rumah.

Kebijakan tersebut muncul setelah kapasitas TPST Bantar Gebang mendekati batas maksimal. Saat ini, lokasi itu menerima sekitar 7.000 hingga 7.500 ton sampah setiap hari.

Bahkan, lebih dari 1.200 truk sampah masuk ke Bantar Gebang setiap harinya. Sementara itu, volume sampah terus meningkat setiap tahun.

Di sisi lain, luas lahan Bantar Gebang tidak bertambah. Akibatnya, gunungan sampah kini mencapai lebih dari 50 meter.

Selain memicu polusi, kondisi itu meningkatkan risiko longsor saat hujan deras datang. Karena itu, pemerintah mulai mempercepat perubahan sistem pengelolaan sampah.

Sistem Lama Dinilai Tidak Lagi Efektif

Selama bertahun-tahun, Bantar Gebang menggunakan metode landfill atau sistem timbun sampah. Dalam proses itu, petugas meratakan dan memadatkan sampah menggunakan alat berat.

Namun, metode tersebut menghasilkan gas metana dari pembusukan sampah organik tanpa oksigen. Bahkan, gas metana memiliki dampak pemanasan lebih besar dibanding karbon dioksida.

Selain mencemari udara, gas tersebut meningkatkan risiko kebakaran dan ledakan. Karena itu, pemerintah mulai mengembangkan sistem pengolahan sampah modern.

RDF dan PLTSA Jadi Solusi Baru

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mulai membangun fasilitas RDF atau Refuse Derived Fuel. Melalui teknologi itu, petugas memilah dan mengeringkan sampah menjadi bahan bakar industri.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat pembangunan PLTSA atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Langkah tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan pada sistem timbun sampah.

Pemerintah juga mulai memanfaatkan gas metana sebagai sumber energi alternatif. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak lagi hanya berfokus pada pembuangan akhir.

Warga Jakarta Mulai Dipaksa Memilah Sampah

Mulai Agustus 2026, warga harus memisahkan sampah organik, plastik, kardus, botol, kaleng, dan residu. Karena itu, pola membuang sampah di Jakarta akan berubah total.

Selanjutnya, petugas akan mengolah sampah organik menjadi kompos, pakan maggot, hingga energi biodigester. Sementara itu, sampah daur ulang akan masuk ke proses pengolahan lanjutan.

Pemerintah menilai pemilahan sampah menjadi langkah penting menghadapi krisis ruang di Bantar Gebang. Sebab, teknologi pengolahan tidak mampu mengejar volume sampah jika warga tetap mencampurnya.

“Bantar Gebang memang mulai penuh. Namun, krisis ini mendorong Jakarta beralih ke sistem pengolahan modern dan berkelanjutan.”

Selain itu, pemerintah ingin membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih disiplin. Dengan begitu, sampah dapat berubah menjadi sumber energi dan bahan bernilai ekonomi.

Jakarta Mulai Bergerak Menuju Sistem Sampah Berkelanjutan

Krisis Bantar Gebang tidak hanya menyangkut kapasitas lahan di Bekasi. Namun, kondisi itu juga mencerminkan pola konsumsi masyarakat perkotaan modern.

Karena itu, pemerintah mulai mendorong perubahan dari budaya buang sampah menjadi budaya memilah dan mengolah sampah. Selain mengurangi pencemaran, langkah itu juga mendukung energi berkelanjutan.

Kini, RDF mulai dibangun dan pemanfaatan gas metana terus dikembangkan. Dengan demikian, Jakarta mulai melihat sampah sebagai sumber energi masa depan.

Sumber: Redaksi Metro TV

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Rakyat Citayam Diresmikan, Wujud Kolaborasi Bogor–Depok

    Pasar Rakyat Citayam Diresmikan, Wujud Kolaborasi Bogor–Depok

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PAStime News, Cibinong – Pasar Rakyat Citayam resmi di resmikan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Wali Kota Depok, Supian Suri, pada Kamis (21/8/2025) di Pendopo Bupati Bogor. Peresmian ini di lakukan sebagai bentuk nyata kolaborasi dua pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan apresiasi atas sinergi yang […]

  • Bersama Peserta Magang, Klien Bapas Tanjungpandan Olah Keripik Singkong Balado Bernilai Ekonomis

    Bersama Peserta Magang, Klien Bapas Tanjungpandan Olah Keripik Singkong Balado Bernilai Ekonomis

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PAStime News, BELITUNG – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus hadirkan pembimbingan yang produktif dan berorientasi kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan. Melalui program ketahanan pangan, peserta magang Bapas Tanjungpandan mengajak Klien mengolah hasil singkong menjadi produk keripik singkong balado dengan cita rasa lezat dan kualitas layaknya olahan pelaku usaha UMKM profesional. Kegiatan ini dilaksanakan pada […]

  • Bupati Bogor Tegaskan ASN Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    Bupati Bogor Tegaskan ASN Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    CIBINONG,PAStime News –Dalam momentum pelantikan CPNS, kepala sekolah, dan pejabat fungsional, Bupati Bogor menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat luas. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan ASN harus memprioritaskan pelayanan masyarakat. Selain itu, pesan disampaikan saat pelantikan di Gedung Tegar Beriman. Oleh karena itu, ASN didorong meningkatkan kinerja. Selanjutnya, pelantikan […]

  • Lapas Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui program Kelas Moralitas secara daring. (Dok: Humas Lapas Bengkulu)

    Lapas Bengkulu Gelar Kelas Moralitas untuk Transformasi WBP

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PAStime News, Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui program Kelas Moralitas secara daring. Kegiatan ini di pandu langsung oleh Huang Laoshi (Ibu Erina Wongso) selaku pembina dari Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI). Sebanyak sembilan orang WBP berpartisipasi dalam kegiatan […]

  • Lapas Narkotika Jakarta gelar Maulid Nabi di Masjid Daarusyifa untuk menumbuhkan semangat keagamaan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. (Dok: Humas Lapas Narkotika Jakarta)

    Maulid Nabi Muhammad SAW: Momentum Menyemai Akhlak Mulia di Lapas Narkotika Jakarta

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Pada Kamis (11/9) Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhidmatan di Masjid Daarusyifa. Kegiatan yang di ikuti oleh jajaran pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan ini menjadi salah satu momen penting dalam rangka menumbuhkan kembali semangat keagamaan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW di […]

  • Lapas Pangkalpinang Temukan Paket Diduga Sabu

    Petugas Lapas Pangkalpinang Temukan Paket Diduga Sabu, Polresta Apresiasi Respons Cepat

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PAStime News, Pangkalpinang, 6 Oktober 2025 — Tindakan cepat dan responsif dari petugas pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang membuahkan hasil positif. Petugas berhasil menemukan bungkusan berisi enam paket kecil yang di duga sabu di area blok hunian pada Minggu (5/10) sekitar pukul 16.20 WIB. Tindakan cepat ini langsung mendapatkan apresiasi dari Polresta Pangkalpinang. […]

expand_less