Jalan Dadakitan–Malempak Tolitoli Sulawesi Tengah Resmi Diserah Terimakan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 41

Sumber: Binamarga (Dok. Istimewa)
TOLITOLI, Pastime News – Peningkatan jalan Dadakitan-Malempak di Kabupaten Tolitoli secara resmi di serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli pada awal bulan Januari 2026.
Selain itu, pembangunan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah merupakan langkah strategis yang bertujuan memperkuat koneksi antara wilayah pertanian, perkebunan, dan akses menuju pembangunan PLTA.
Dengan demikian, infrastruktur tersebut di harapkan mampu mendukung sistem distribusi logistik sekaligus memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Tolitoli di masa depan.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak menjelaskan bahwa sekitar 60 persen dari jalur sebelumnya masih berupa jalan setapak.
Akibatnya, pergerakan masyarakat serta penyebaran hasil pertanian dan perkebunan ke jalan nasional mengalami berbagai hambatan.
Sekarang, Bambang berharap bahwa
“adanya jalan yang lebih baik akan mempermudah akses logistik ke daerah pengembangan PLTA sekaligus memperkuat koneksi antar wilayah.”
Selanjutnya, Bambang menegaskan bahwa paket tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Tolitoli yang telah menyiapkan desain teknis serta lahan.

Sumber: Binamarga (Dok. Istimewa)
Selain itu, koordinasi dengan pihak yang mengerjakan pembangunan PLTA di lakukan dengan membagi area yang di tangani selama proses konstruksi berlangsung.
Setelah pekerjaan selesai, aset jalan di berikan kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli, tetapi pengelolaannya masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen 1.2 Sulawesi Tengah, Eko Prasetyo Galih, mengatakan nilai kontrak mencapai Rp20,01 miliar yang berasal dari APBN.
Pekerjaan meliputi pengembangan jalan sepanjang 6,75 kilometer dengan lebar permukaan jalan lima meter melalui kontrak Single Year Contract.
Selain itu, pembangunan mencakup urugan yang di pilih, pondasi dari agregat, lapisan aspal AC-WC, serta penggantian delapan gorong-gorong menjadi box culvert prategah.
Selain itu, Eko menjelaskan,
“Jalan tersebut awalnya adalah tanah, tetapi kini sudah diaspal dengan masa pakai sekitar 10 tahun, sehingga lebih aman, nyaman, dan dapat di andalkan.”
Meski begitu, curah hujan yang tinggi menjadi hambatan utama selama proses pekerjaan berlangsung.
Namun, kendala tersebut berhasil di atasi dengan menetapkan jadwal kerja dan target harian, sehingga kualitas dan jadwal tetap terjaga.
Pada saat serah terima aset, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tolitoli, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi terhadap perbaikan kondisi jalan yang menurutnya sangat berpengaruh.
Menurutnya,
“Pembangunan ruas jalan Dadakitan–Malempak di harapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus memudahkan akses menuju kawasan PLTA.”
Sementara itu, Guru SDN Dadakitan 01, Hasrul, mengatakan,
“Puji kepada Allah, kondisi jalan kini jauh lebih baik di bandingkan sebelumnya yang selalu becek dan berlubang saat hujan.”
Sejalan dengan itu, warga bernama Hijrah mengatakan,
“Sudah hampir 30 tahun saya tinggal di sini, baru sekali jalan ini diaspal.” Saya sangat bersyukur akhirnya diperbaiki.”
Sumber: Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah/binamarga.pu.go.id- Penulis: Husni
