Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Kanwil Ditjenpas Sumsel Perkuat Sinergi, Lapas Perempuan Palembang Gandeng 57 Stakeholder

Kanwil Ditjenpas Sumsel Perkuat Sinergi, Lapas Perempuan Palembang Gandeng 57 Stakeholder

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 149

PALEMBANG,PAStime News –Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan 57 pemangku kepentingan mempertegas komitmen kolaboratif dalam memperkuat pembinaan, keamanan, pemberantasan narkoba dan penipuan, serta peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan di Sumatra Selatan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatra Selatan, Erwedi Supriyatno, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.
Selain itu, ia mendorong kolaborasi untuk mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Langkah ini memperkuat pembinaan, pembimbingan, keamanan, serta publikasi informasi.

Erwedi menyampaikan hal tersebut saat penandatanganan PKS di Lapas Perempuan Palembang.
Selanjutnya, jajaran menggandeng 57 stakeholder dalam kerja sama strategis.
Dengan demikian, kolaborasi ini mengoptimalkan kualitas layanan Pemasyarakatan.

Ia menegaskan keberhasilan Sistem Pemasyarakatan membutuhkan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, sinergi mempercepat efektivitas program pembinaan dan pembimbingan.

Ia menyampaikan:

Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci mewujudkan Pemasyarakatan profesional, akuntabel, dan humanis.

Selain itu, dukungan 57 stakeholder memperkuat dampak nyata bagi Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menegaskan implementasi program aksi.
Selain itu, ia menyebut PKS sebagai langkah konkret menjalankan 15 Program Aksi Kementerian.

Kami mengoptimalkan pembinaan kemandirian produktif melalui kolaborasi ini.

Selain itu, kami memperkuat edukasi pemberantasan narkoba dan penipuan demi lingkungan aman dan kondusif.

Penandatanganan PKS ini mempertegas komitmen tata kelola yang transparan dan bersih.
Selain itu, kerja sama ini memperluas akses pembinaan dan peningkatan kapasitas.
Dengan demikian, Warga Binaan memiliki peluang reintegrasi sosial yang lebih baik.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Perempuan Palembang memperkuat pembinaan berkelanjutan.
Selain itu, jajaran mendorong Warga Binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi produktif dan bertanggung jawab.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Bengkulu Pindahkan 16 Narapidana

    Rutan Bengkulu Pindahkan 16 Napi Untuk Kurangi Kapasitas Rutan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PAStime News, Bengkulu –Kementerian Hukum dan HAM memindahkan sebanyak 16 narapidana dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu ke Lapas Kelas IIA Bengkulu pada Rabu (10/9) sebagai langkah strategis. Upaya tersebut bertujuan mengatasi kelebihan kapasitas di rutan sekaligus memberikan kesempatan pembinaan lanjutan yang lebih optimal. Yulian Fernando, Kepala Rutan Bengkulu, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan […]

  • Waspadai Modus Penipuan Digital Jelang Lebaran

    Waspadai Modus Penipuan Digital Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Pertama, menjelang Lebaran, aktivitas transaksi masyarakat meningkat tajam, terutama pembayaran zakat, belanja daring, dan persiapan mudik. Namun demikian, bersamaan dengan peningkatan aktivitas tersebut, kasus penipuan digital juga ikut meningkat. Selain itu, pelaku memanfaatkan kondisi masyarakat yang terburu-buru serta ingin menyelesaikan berbagai urusan secara cepat. Akibatnya, fokus ibadah dan padatnya aktivitas sering […]

  • MARABAHAN, 1 SEPTEMBER — Karutan Kelas IIB Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, menggelar kunjungan koordinasi ke SPNF SKB Kabupaten Barito Kuala. Selanjutnya, pertemuan ini membahas keberlanjutan kerja sama pengembangan program pendidikan serta pembinaan kemandirian bagi seluruh Warga Binaan. Dalam pada itu, kedua pihak fokus menindaklanjuti program literasi membaca dan menulis bagi Warga Binaan yang membutuhkan. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan kesetaraan Paket A turut disiapkan sebagai wadah belajar selama masa pembinaan berlangsung. Bahkan, Karutan Marabahan menegaskan bahwa peningkatan kemampuan dasar merupakan bekal krusial menuju proses reintegrasi sosial. "Melalui sinergi dengan SPNF SKB Kabupaten Barito Kuala, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi Warga Binaan untuk mendapatkan pendidikan. Pembelajaran literasi maupun program Paket A menjadi langkah penting agar mereka memiliki kemampuan dasar yang lebih baik dan semakin siap menjalani proses reintegrasi sosial," ungkap Yudha. Di samping itu, koordinasi ini merancang pelatihan keterampilan tata boga, khususnya pembuatan donat bagi para Warga Binaan. Sejalan dengan hal tersebut, Plt. Kepala SPNF SKB Barito Kuala, Lili, menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung program tersebut. "Pendidikan dan keterampilan merupakan bagian yang saling mendukung dalam membangun kemandirian seseorang. Kami siap berkolaborasi untuk memberikan pembelajaran yang bermanfaat bagi Warga Binaan, baik melalui program literasi, pendidikan kesetaraan, maupun pelatihan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi mereka," tuturnya. Oleh sebab itu, kolaborasi ini diharapkan mampu mengasah potensi diri sekaligus meningkatkan pengetahuan dasar para Warga Binaan. Pada akhirnya, Rutan Marabahan berkomitmen menghadirkan pembinaan komprehensif demi mencetak SDM yang mandiri saat kembali ke masyarakat.

    Perluas Akses Pendidikan Warga Binaan: Rutan Kelas IIB Marabahan Perkuat Sinergi Bersama SPNF SKB Barito Kuala

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MARABAHAN, PASTime News — Karutan Kelas IIB Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, menggelar kunjungan koordinasi ke SPNF SKB Kabupaten Barito Kuala. Selanjutnya, pertemuan ini membahas keberlanjutan kerja sama pengembangan program pendidikan serta pembinaan kemandirian bagi seluruh Warga Binaan. Dalam pada itu, kedua pihak fokus menindaklanjuti program literasi membaca dan menulis bagi Warga Binaan yang membutuhkan. Oleh karena […]

  • Kembangkan Budidaya Ikan Nila, Lapas Ambon Dorong Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)

    Lapas Ambon Kembangkan Budidaya Ikan Nila sebagai Upaya Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    AMBON, PAStime News – Lapas Kelas IIA Ambon terus membekali kemandirian Warga Binaan melalui program budidaya ikan nila yang mereka kelola langsung. Program yang mulai berjalan sejak Kamis (11/12) tersebut mendukung ketahanan pangan serta menyediakan pelatihan keterampilan bernilai ekonomi menjelang reintegrasi. Selanjutnya, budidaya berlangsung di lahan terbatas menggunakan kolam persegi panjang berisi 100 ekor ikan […]

  • Lapas Ambon Sukses Jual 50 Batako Pres ke LPKA

    Lapas Ambon Sukses Jual 50 Batako Pres ke LPKA, Bukti Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon – Warga binaan Lapas Kelas IIA Ambon berhasil memproduksi dan menjual 50 batako pres berkualitas tinggi ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon pada Selasa (23/09). Transaksi ini menunjukkan kemajuan kerja sama antar unit pemasyarakatan. Ini berada di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku. Keberhasilan ini tercapai berkat kerja […]

  • Lapas Kelas IIB Mojokerto menerima kunjungan penting dari Kanwil Ditjenpas Jawa Timur pada Senin (25/8/2025). (Humas Lapas Mojokerto)

    Kanwil Jatim Tinjau Lapas Mojokerto: Layanan Harus Humanis!

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PAStime News, Mojokerto – Lapas Kelas IIB Mojokerto menerima kunjungan penting dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur pada Senin (25/8/2025). Kunjungan yang di pimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Alzuarman, ini bertujuan untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna memastikan seluruh aspek pelayanan dan pembinaan di Lapas Mojokerto berjalan optimal. […]

expand_less