Akselerasi Kualitas Layanan Publik: 28 ASN Kemenkumham Kalsel Jalani Uji Kompetensi Pemetaan Potensi ProASN
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 25

Sumber: Kanwil Ditjenpas Kalsel (Dok. Istimewa)
BANJARBARU, PAStime News – Sebanyak 28 Aparatur Sipil Negara ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN di Banjarbaru.
Awalnya, program pemetaan potensi SDM bertajuk ProASN ini mengalokasikan total 32 peserta dari wilayah Kalimantan Selatan.
Secara rinci, alokasi tersebut mencakup 22 pegawai jajaran Pemasyarakatan serta 10 pegawai jajaran Keimigrasian Kalsel.
Meskipun demikian, tingkat kehadiran peserta mencatatkan angka 87,5 persen karena empat pegawai terhalang tugas kedinasan.
Oleh karena itu, ketidakhadiran empat peserta disebabkan mutasi tugas, pengunduran diri PNS, serta agenda Diklat PKP.
Selanjutnya, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalsel, Erwedi Supriyatno, menegaskan krusialnya agenda pemetaan kompetensi pegawai secara menyeluruh.
Beliau menyampaikan,
“Uji Kompetensi ProASN ini adalah investasi jangka panjang bagi organisasi.”
Selain itu, Erwedi Supriyatno menambahkan,
“Penempatan dan pengembangan SDM ke depan akan lebih tepat sasaran.”
Oleh sebab itu, beliau meyakini layanan masyarakat di bidang pemasyarakatan maupun keimigrasian bakal semakin optimal.
Sejalan dengan itu, Erwedi Supriyatno juga menyatakan komitmen penuh terhadap program pengembangan kompetensi pemerintah.
Lebih lanjut, beliau menegaskan,
“Kami ingin ASN di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalsel tumbuh menjadi pribadi yang unggul.”
Di samping itu, Ketua Tim SDM Kanwil Ditjenpas Kalsel, Choirul Hermawan, menjelaskan alur pendampingan peserta.
Beliau mengungkapkan,
“Kami memastikan setiap pegawai yang dialokasikan sebagai peserta mendapat pendampingan yang baik.”
Dengan demikian, Choirul Hermawan mengapresiasi kesadaran tinggi para pegawai terhadap pentingnya program pengembangan diri.
Kendati demikian, pihak pengelola SDM tetap memprioritaskan penjadwalan ulang bagi pegawai yang sebelumnya berhalangan hadir.
Maka dari itu, Choirul Hermawan menuturkan,
“Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait.”
Oleh karenanya, langkah tersebut diambil demi menjamin kesetaraan kesempatan pengembangan bagi seluruh aparatur sipil.
Pada akhirnya, hasil pemetaan ProASN diproyeksikan menjadi fondasi utama penyusunan program pengembangan SDM terarah.
Ringkasnya, Kanwil Ditjenpas Kalsel terus mendorong profesionalisme aparatur guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
- Penulis: Husni
