Karya Kreatif Warga Binaan, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Kemenimipas Apresiasi Program Anyaman Rotan di Lapas I Madiun
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 12

PAStime News, MADIUN – Program pembinaan kemandirian berupa anyaman rotan yang dijalankan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun mendapat apresiasi dari jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Kemenimipas yang berlangsung di lingkungan Lapas I Madiun, Kamis(25/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media, Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Kemasyarakatan, Tenaga Ahli Menteri, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Rombongan berkesempatan meninjau langsung proses pembinaan kemandirian yang tengah dijalani warga binaan, khususnya pembuatan anyaman rotan sintetis yang bernilai guna dan ekonomi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lapas I Madiun. Selain memastikan keamanan dan layanan berjalan optimal selama Nataru, jajaran Kemenimipas juga menaruh perhatian pada keberlanjutan program pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan.
Dalam peninjauan, para pejabat melihat langsung tahapan pembuatan anyaman rotan, mulai dari pemilihan bahan, proses perangkaian, hingga hasil akhir berupa produk dan kerajinan. Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri menilai program ini sebagai wujud nyata pembinaan produktif yang mampu meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kemandirian warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Kemasyarakatan Ahmad Fanani menyampaikan “Program anyaman rotan ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan keterampilan warga binaan. Karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi dan layak dikembangkan sebagai bekal kemandirian setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Fanani.
Kepala Lapas I Madiun menyampaikan bahwa program anyaman rotan merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam membina warga binaan agar memiliki keahlian yang aplikatif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai pihak.
Melalui kunjungan ini, Kemenimipas berharap program pembinaan di Lapas I Madiun dapat terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga tidak hanya mendukung pembinaan selama masa pidana, tetapi juga berkontribusi pada proses reintegrasi sosial warga binaan secara berkelanjutan.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
