Kebaktian Natal di Lapas Tabanan Perkuat Iman Warga Binaan dan Teguhkan Toleransi Antarumat Beragama
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 146

Kebaktian Natal di Lapas Tabanan Perkuat Iman Warga Binaan dan Teguhkan Toleransi Antarumat Beragama (Dok. Istimewa)
TABANAN, PAStime News – Suasana damai mewarnai Aula Candra Prabhawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Senin (29/12).
Pada kesempatan itu, Warga Binaan Nasrani mengikuti Kebaktian Damai Kasih Natal dengan penuh khidmat.
Momentum Natal ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan iman bagi Warga Binaan.
Selain itu, kegiatan tersebut menegaskan praktik toleransi antarumat beragama di lingkungan Pemasyarakatan.
Menariknya, ibadah ini turut dihadiri Warga Binaan beragama Hindu dan Muslim.
Dengan demikian, kehadiran lintas iman mencerminkan semangat kebersamaan dan saling menghormati.
Selanjutnya, kegiatan ibadah terselenggara melalui kolaborasi Lapas Tabanan dan Yayasan Menoreh Abadi.
Atas dukungan tersebut, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan apresiasi secara langsung.
“Kami mengapresiasi Yayasan Menoreh Abadi atas terselenggaranya ibadah Natal ini,” ujar Prawira.
“Selamat Hari Raya Natal, semoga damai dan kasih senantiasa menyertai kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Pendeta Salmon C. Molina berharap perayaan Natal membawa dampak positif bagi Warga Binaan.
“Kami ingin berbagi kasih agar Warga Binaan tetap merasakan kehangatan Natal meski jauh dari keluarga,” ungkapnya.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan, Imanuel, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan ibadah tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Lapas Tabanan dan Yayasan Menoreh Abadi atas fasilitas ibadah ini,” tuturnya.
“Kegiatan ini menguatkan semangat dan mengobati kerinduan kami kepada keluarga,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tabanan terus memperkuat pembinaan kepribadian berbasis spiritual.
Dengan demikian, nilai toleransi, kedamaian, dan harapan baru tumbuh di tengah Warga Binaan.
- Penulis: Husni
