Kembali ke Sumbar, Presiden Prabowo Lakukan Peninjauan Langsung Lokasi Bencana
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 133

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyalami Kepala Polda Sumatra Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatra Barat, Rabu (17/12/2025). (ANTARA)
PAStime News, PADANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu petang, untuk meninjau langsung perkembangan penanganan daerah terdampak bencana alam di provinsi tersebut. Pesawat Kepresidenan PK-GRD yang membawa Presiden mendarat di Bandar Udara Internasional Minangkabau pada pukul 18.31 WIB.
Setibanya di Padang, Presiden Prabowo disambut oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Presiden turut didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam kunjungan kerja tersebut.
Kunjungan ini merupakan kali kedua Presiden Prabowo meninjau langsung lokasi bencana di Sumatra Barat. Sebelumnya, pada Senin (1/12), Presiden mengunjungi Kabupaten Padang Pariaman untuk melihat kondisi pengungsi serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
Dalam agenda di Padang, Presiden dijadwalkan meninjau sejumlah wilayah yang masih terdampak bencana guna memastikan langkah penanganan, pemulihan, serta distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sejak awal Desember, Presiden Prabowo secara intensif melakukan peninjauan ke berbagai daerah terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Pada Senin (1/12), Presiden mengunjungi Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara (Sumatra Utara), Kabupaten Aceh Tenggara (Aceh), serta Kabupaten Padang Pariaman (Sumatra Barat).
Selanjutnya, pada Minggu (7/12), Presiden bertolak ke Provinsi Aceh untuk meninjau dampak banjir signifikan di Kabupaten Bireuen dan memimpin rapat khusus penanganan bencana Sumatra di Banda Aceh. Usai kunjungan kenegaraan luar negeri, Presiden kembali melanjutkan peninjauan pada Jumat (12/12) ke Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang, serta pada Sabtu (13/12) mengunjungi posko pengungsian korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Takengon (Aceh Tengah), dan Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.
Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa sejumlah daerah seperti Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi telah menunjukkan kondisi yang semakin stabil dan tidak lagi memerlukan status darurat. Namun, beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Agam, Kota Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatanmasih membutuhkan penanganan intensif, dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 20 ribu orang.
Pemerintah pusat terus berkomitmen mempercepat penanganan bencana, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
