Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pendidikan » KKP Luncurkan Standar Nasional Karbon Biru Lamun, Indonesia Siap Pimpin Perdagangan Karbon Pesisir Dunia

KKP Luncurkan Standar Nasional Karbon Biru Lamun, Indonesia Siap Pimpin Perdagangan Karbon Pesisir Dunia

  • account_circle Ghiffary Alfiansyach
  • calendar_month
  • visibility 151

PAStime News, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat peran Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim global melalui penguatan standar pengukuran karbon biru pada ekosistem padang lamun. Upaya ini diwujudkan dengan peluncuran Manual Pengukuran Karbon Biru Lamun sebagai pedoman teknis nasional yang kredibel, terukur, dan berbasis sains.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, menjelaskan bahwa manual tersebut menjadi rujukan nasional pertama dalam pengukuran cadangan karbon pada ekosistem padang lamun di seluruh wilayah pesisir Indonesia. Pedoman ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data, efektivitas konservasi, serta mendukung pengembangan perdagangan karbon berbasis ekosistem pesisir.

“Manual ini menjadi fondasi penting dalam tata kelola karbon biru yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Indonesia membutuhkan data yang valid dan terukur agar dapat berperan lebih besar dalam mitigasi perubahan iklim serta perdagangan karbon global,” ujar Koswara dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Koswara menambahkan, penguatan ekonomi biru harus dilandasi sinergi lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat pesisir. Pemanfaatan karbon biru, menurutnya, harus tetap menjamin keberlanjutan ekosistem sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi daerah.

Indonesia sendiri memiliki keanekaragaman lamun yang tinggi, dengan 15 spesies dari sekitar 60 spesies lamun dunia hidup di perairan nasional. Beberapa spesies yang paling umum ditemukan antara lain Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, dan Cymodocea serrulata. Ekosistem lamun dikenal sebagai penyerap karbon yang sangat efisien, khususnya pada sedimen yang mampu menyimpan karbon selama ribuan tahun jika kondisi habitat tetap terjaga.

“Secara global, padang lamun menyumbang sekitar 10 hingga 18 persen cadangan karbon laut dangkal, meskipun hanya menutupi kurang dari 0,2 persen dasar laut,” jelas Koswara.

Namun demikian, sejumlah padang lamun di berbagai wilayah pesisir Indonesia kini menghadapi tekanan serius akibat aktivitas manusia, seperti alih fungsi lahan pesisir, pencemaran, praktik penangkapan ikan destruktif, serta dampak perubahan iklim. Degradasi ini tidak hanya menghilangkan fungsi ekologis lamun, tetapi juga berpotensi melepaskan kembali karbon yang tersimpan di sedimen ke atmosfer.

Sebagai bentuk penguatan kebijakan iklim nasional, pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi strategis, antara lain Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2025, serta Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 52 Tahun 2024 tentang peta jalan mitigasi perubahan iklim sektor kelautan dan perikanan. Regulasi tersebut menempatkan ekosistem lamun sebagai aset penting dalam skema perdagangan karbon berbasis konservasi dan restorasi.

Direktur Konservasi Ekosistem Ditjen Pengelolaan Kelautan KKP, Firdaus Agung, menambahkan bahwa manual pengukuran karbon biru lamun disusun secara komprehensif untuk menjawab kebutuhan tersebut. Pedoman ini mencakup tahapan persiapan survei, pengambilan sampel lapangan, analisis laboratorium, perhitungan cadangan karbon, hingga pelaporan dan manajemen data.

“Penyusunan manual ini melibatkan peneliti, akademisi, serta praktisi konservasi pesisir. Penerapannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas inventarisasi karbon biru, mendorong efisiensi program konservasi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam mekanisme perdagangan karbon internasional,” ujar Firdaus.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen KKP untuk terus memperkuat tata kelola sumber daya laut melalui pendekatan berbasis sains, kolaborasi, dan inovasi teknologi. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi biru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mempercepat pencapaian target iklim nasional.

Dengan penguatan standar pengukuran karbon biru ini, KKP menegaskan komitmennya menjadikan ekosistem lamun sebagai bagian strategis dalam upaya perlindungan lingkungan sekaligus penggerak ekonomi berkelanjutan Indonesia.

  • Penulis: Ghiffary Alfiansyach

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Tual Kembangkan Kebun Sawi, Siapkan Warga Binaan Lebih Mandiri

    Lapas Tual Kembangkan Kebun Sawi, Siapkan Warga Binaan Lebih Mandiri

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali memanen sayur sawi sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan, Selasa (8/7). Panen ini tidak hanya menjadi bukti keterampilan praktis Warga Binaan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan serta berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa Lapas Tual […]

  • Lapas Kelas I Tangerang Mantapkan Langkah Hadapi Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

    Lapas Kelas I Tangerang Mantapkan Langkah Hadapi Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PAStime News, TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang mantapkan langkah dan komitmen dalam memastikan kesiapan menghadapi perubahan fundamental dalam sistem hukum pidana nasional. Hal ini ditegaskan Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, saat bersama jajarannya mengikuti Pengarahan dan Pembahasan Langkah-Langkah Strategis pada Masa Transisi Perubahan Hukum Pidana seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Rutan Garut Terima Kendaraan Transpas Baru dari Ditjenpas, Dorong Efisiensi dan Keamanan Operasional

    Rutan Garut Terima Kendaraan Transpas Baru dari Ditjenpas, Dorong Efisiensi dan Keamanan Operasional

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PAStime News, Garut – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut menerima kiriman satu unit Transpas dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Serah terima di lakukan secara langsung oleh Kepala Rutan Garut, Muchamad Ismail, di halaman Rutan Garut, bersama staf pengelola BMN. Rabu (12/11/2025). Kendaraan Transpas di terima dalam kondisi baik dan selanjutnya akan di masukkan ke dalam […]

  • Gerakan Nusantara Rising Resmi Diluncurkan KADIN Indonesia untuk Mendorong Penguatan Soft Power Serta Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional

    Gerakan Nusantara Rising Resmi Diluncurkan KADIN Indonesia untuk Mendorong Penguatan Soft Power Serta Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News — Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengapresiasi inisiatif gerakan Nusantara Rising. Selanjutnya, program kolaborasi ini diluncurkan oleh KADIN Indonesia pada ajang IdeaFest 2026. Oleh sebab itu, pemerintah siap mendukung penuh pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Bahkan, Menekraf menegaskan komitmen kolaborasi tersebut secara langsung dalam tanggapannya: “Kementerian Ekraf siap berkolaborasi dengan KADIN Indonesia dalam […]

  • Ikhtiar Spiritual Di Tengah Ancaman Bencana Kekeringan Dan Karhutla Melalui Pelaksanaan Salat Istisqa Bersama Petugas Serta Warga Binaan Rutan Kelas IIB Marabahan

    Ikhtiar Spiritual Di Tengah Ancaman Bencana Kekeringan Dan Karhutla Melalui Pelaksanaan Salat Istisqa Bersama Petugas Serta Warga Binaan Rutan Kelas IIB Marabahan

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MARABAHAN, PAStime News — Oleh karena itu, Rumah Tahanan Negara Kelas Marabahan segera melangsungkan Salat Istisqa. Selanjutnya, agenda ritual keagamaan tersebut dilaksanakan secara khusyuk di dalam Masjid Al Mujahidin. Di samping itu, seluruh jajaran petugas bersama para warga binaan tampak memadati lokasi ibadah. Bahkan, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kalimantan memicu lonjakan suhu udara yang sangat […]

  • BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jabodetabek hingga 23 Januari

    BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jabodetabek hingga 23 Januari

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA,PAStime News – BMKG mengingatkan potensi hujan lebat di sertai petir dan angin kencang di Jabodetabek akibat kombinasi dinamika atmosfer aktif hingga 23 Januari. BMKG memprediksi hujan lebat berpeluang terjadi di wilayah Jabodetabek hingga 23 Januari.Selain itu, potensi petir dan angin kencang tetap menyertai hujan. Selanjutnya, BMKG menjelaskan peningkatan hujan dipicu beberapa kondisi atmosfer yang […]

expand_less