Perkuat Kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan, Lapas Cibinong Dukung Pelaksanaan Visitasi Penelitian Kemasyarakatan
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 78

PAStime News, Cibinong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan peserta Pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Pertama melalui Jalur Perpindahan dari Jabatan Lain (PDJL) sebagai bagian dari agenda visitasi penelitian kemasyarakatan yang di selenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (20/11/2025).
Visitasi yang merupakan materi inti pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada peserta pelatihan tentang pelaksanaan tugas penelitian kemasyarakatan, proses pemetaan permasalahan warga binaan, hingga mekanisme penyusunan rekomendasi yang nantinya menjadi dasar proses pembinaan maupun integrasi.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Lapas Cibinong sebagai lokasi visitasi yang di hadiri empat peserta pelatihan tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran peserta visitasi. Pembimbing Kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Semoga kegiatan ini memberi bekal konkrit sehingga para peserta siap menjalankan tugas profesi secara profesional dan humanis,” ujarnya.
Selanjutnya para peserta visitasi langsung melakukan penelitian kemasyarakatan (litmas) kepada warga binaan Lapas Cibinong, di antaranya wawancara, penggalian data sosial, penelusuran riwayat kasus, serta penilaian kebutuhan pembinaan sesuai standar Pemasyarakatan. Melalui kegiatan lapangan ini, peserta memperoleh pengalaman nyata mengenai dinamika penyusunan litmas, pengumpulan informasi primer, serta mekanisme analisis yang di perlukan dalam memberikan rekomendasi pembinaan maupun integrasi.
Salah satu peserta pelatihan, Firman turut menyampaikan kesan dan nilai pembelajaran yang ia peroleh selama visitasi.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang jauh lebih mendalam tentang proses penyusunan litmas. Interaksi langsung dengan warga binaan membuat kami belajar melihat setiap kasus secara lebih komprehensif dan humanis. Pengalaman ini sangat berharga untuk kami terapkan saat nanti bertugas di unit kerja masing-masing,” ungkapnya.
Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan berintegritas ketika menjalankan tugas di unit kerja masing-masing, serta berkontribusi pada terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin baik dan PRIMA.
- Penulis: mamang
