Lapas Cipinang Perkuat Pemenuhan Hak Kesehatan Warga Binaan melalui Kolaborasi Edukasi Preventif Berkelanjutan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 8

Lapas Cipinang Perkuat Pemenuhan Hak Kesehatan Warga Binaan melalui Kolaborasi Edukasi Preventif Berkelanjutan (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Lapas Kelas I Cipinang terus berupaya memenuhi hak kesehatan Warga Binaan.
Selain itu, Lapas bekerja sama dengan Yayasan Ehipassiko dalam penyuluhan kesehatan dengan topik hemoroid.
Kegiatan tersebut diadakan di Aula Bina Insan, Rabu (14/1).
Kolaborasi Lapas Kelas I Cipinang bersama Yayasan Ehipassiko menghadirkan penyuluhan kesehatan hemoroid sebagai langkah promotif preventif, guna meningkatkan kesadaran, kemandirian, dan kualitas kesehatan Warga Binaan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini fokus pada layanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif.
Dengan demikian, Warga Binaan semakin memahami dan menyadari kondisi kesehatannya sendiri.
Selain itu, materi yang di sampaikan juga menjelaskan risiko yang bisa terjadi akibat kurangnya aktivitas, pola makan tidak seimbang, serta tekanan mental.
Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan kesehatan merupakan hak dasar yang harus di penuhi Warga Binaan.
Oleh karena itu, pemerintah wajib memastikan layanan kesehatan dapat terpenuhi secara optimal.
Kolaborasi dengan pihak eksternal juga memperkuat kelanjutan pelayanan kesehatan.
“Memenuhi hak layanan kesehatan merupakan tanggung jawab kami.
Melalui edukasi ini, Warga Binaan memahami kondisi tubuhnya dan dapat mencegah penyakit secara mandiri.
Dengan demikian, mereka bisa menjaga kesehatan selama menjalani hukuman,” kata Wachid.
Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menekankan pentingnya penyuluhan yang terpadu.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terpenuhinya layanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar menyampaikan materi.
Tapi, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan dasar tentang cara menjaga kesehatan secara mandiri kepada Warga Binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Bambang Sardjono dari Yayasan Ehipassiko menyampaikan materi utama.
Ia menjelaskan apa itu hemoroid, faktor penyebab, gejala awal, serta cara mencegahnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya konsumsi serat, cairan yang cukup, dan aktivitas fisik ringan.
Setelah penyuluhan, kegiatan di lanjutkan dengan sesi relaksasi pernapasan terpandu.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan mengelola stres.
Selain itu, sesi tersebut juga mendukung kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.
Melalui kerja sama ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya dalam pemenuhan hak kesehatan.
Oleh sebab itu, langkah ini selaras dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Pada akhirnya, layanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan menjadi bekal bagi Warga Binaan dalam reintegrasi ke masyarakat.
- Penulis: Husni
