Lapas Kelas I Madiun Kembangkan Pembinaan Kemandirian melalui Program Anyaman Rotan Bernilai Ekonomis
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 5

Lapas Kelas I Madiun Kembangkan Pembinaan Kemandirian melalui Program Anyaman Rotan Bernilai Ekonomis (Dok. Istimewa)
MADIUN, Pastime News – Sebagai bentuk peningkatan pembinaan kemandirian, Lapas Kelas I Madiun terus mengembangkan berbagai program keterampilan produktif.
Salah satu program yang diminati oleh Warga Binaan adalah anyaman rotan, yang menarik minat tinggi.
Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pesertanya.
Pelaksanaan anyaman rotan dilakukan melalui kerja sama dengan mitra pihak ketiga.
Melalui kerja sama tersebut, Warga Binaan mendapatkan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dengan demikian, mereka belajar teknik dasar hingga tingkat lanjutan dalam membuat anyaman berkualitas.
Mitra kerja sama juga memasarkan hasil anyaman Warga Binaan secara profesional.
Oleh karena itu, kegiatan ini menghasilkan rantai produksi yang berkesinambungan.
Akibatnya, hasil karyanya memiliki daya saing dan nilai jual yang stabil.
Selain keterampilan, Warga Binaan juga menerima premi sesuai dengan tingkat produktivitas kerja mereka.
Dengan sistem ini, peserta termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi.
Akhirnya, semangat berkarya mereka tumbuh secara konsisten.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Madiun melalui Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Nurma Yuliati, menegaskan komitmen pembinaan.
Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempersiapkan Warga Binaan setelah mereka bebas.
Menurutnya, anyaman rotan membantu membentuk sikap kerja yang baik dan tanggung jawab profesional.
Nurma menjelaskan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga memberikan pengalaman kerja yang nyata.
Selain itu, Warga Binaan mendapatkan premi yang bermanfaat secara ekonomi.
Dengan demikian, pembinaan yang di lakukan lebih aplikatif dan bermakna.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan yang berinisial JBS mengatakan merasa di hargai.
Ia menyampaikan bahwa hasil kerjanya bernilai ekonomi dan menghasilkan premi.
Oleh karena itu, keterampilan ini menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.
Akhirnya, melalui kegiatan bernilai ekonomis, Lapas Kelas I Madiun mendorong kemandirian Warga Binaan.
Dengan pendekatan ini, mereka tumbuh lebih produktif dan bertanggung jawab.
Secara keseluruhan, program ini mempersiapkan kontribusi positif setelah masa pidana berakhir.
- Penulis: Husni
