Lapas Kotabaru Perluas Pemasaran Selada Hidroponik Hasil Pembinaan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 70

Sumber: Lapas Kotabaru (Dok. Istimewa)
KOTABARU, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru terus meningkatkan pelatihan kemandirian melalui penjualan selada hidroponik, Senin (11/5).
Sebagai langkah lanjutan dari program pembinaan, sebanyak 50 ikat selada hidroponik segar telah di jual ke berbagai toko di daerah Kotabaru.
Kegiatan ini membuktikan bahwa program pembinaan tidak hanya berfokus pada proses produksi saja.
Namun, pembinaan juga telah berkembang hingga mencakup aspek distribusi dan pemasaran hasil budidaya dari Warga Binaan.
Selada hidroponik yang di jual di nilai layak untuk di konsumsi, dengan kualitas yang segar dan memiliki potensi jual.
Oleh karena itu, produk ini mendapatkan respons positif dari beberapa pelaku bisnis lokal di Kotabaru.
Di sisi lain, program ini sejalan dengan 15 Program Aksi yang di tetapkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Terutama, program ini mendukung penguatan kemandirian dalam pangan serta keterampilan produktif dengan nilai ekonomi bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa keberhasilan dalam pemasaran adalah hasil dari pelatihan yang terus menerus.
“Kami tidak hanya terfokus pada produksi saja, tetapi juga mendorong agar hasil karya Warga Binaan dapat diterima di pasar dengan nilai ekonomi,” kata Doni.
Ia menambahkan,
“Ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun kemandirian yang nyata dan berkelanjutan. “
Sementara itu, salah satu pemilik toko, Alan, memberikan pujian atas kualitas selada hidroponik yang ia terima.
Menurut Alan, produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan kesegaran yang mendukung kebutuhan usaha yang ia jalankan.
“Selada yang kami terima sangat segar dan berkualitas tinggi. Ini sangat membantu usaha kami,” ujar Alan.
Ia juga menambahkan,
“Kami siap untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang. “
Ke depan, Lapas Kotabaru berkomitmen untuk terus mengembangkan pelatihan produktif yang berkelanjutan dan memberikan dampak yang nyata bagi Warga Binaan.
Dengan begitu, program ini di harapkan bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
- Penulis: Husni
