Lapas Mojokerto Perkuat Deteksi Dini Melalui Razia Rutin
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 56

Sumber Lapas Mojokerto (Dok. Istimewa)
Mojokerto, Pastime News – Lapas Kelas IIB Mojokerto kembali melakukan pemeriksaan rutin di blok hunian warga binaan, Selasa (14/7).
Selanjutnya, kegiatan tersebut di pimpin oleh tim struktural bersama tim pengamanan sebagai cara untuk mendeteksi lebih dini adanya gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, razia di lakukan dengan cara yang ramah, profesional, dan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, I Dewa Gede Ananta Wijaya, memimpin pemeriksaan di beberapa kamar hunian.
Selanjutnya, petugas memeriksa satu per satu kamar untuk memastikan tidak ada barang yang di larang dan bisa membahayakan keamanan.
Selain sebagai langkah pencegahan, kegiatan itu juga membantu dalam pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Pemeriksaan dilakukan dengan cara yang menyeluruh, tetap menggunakan pendekatan yang persuasif dan menghormati semua hak Warga Binaan selama proses berlangsung,” jelas Dewa.
Di sisi lain, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, mengatakan razia rutin adalah bentuk komitmen untuk memastikan situasi tetap aman dan nyaman.
“Melalui kegiatan ini, kami terus memperkuat upaya deteksi dini sebagai langkah pencegahan untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang nyaman dan aman bagi seluruh warga binaan,” ujarnya.
Selanjutnya, petugas mengamankan beberapa barang yang seharusnya tidak ada di dalam kamar hunian.
Barang itu terdiri dari satu sendok yang terbuat dari stainless steel, satu alat pemotong kuku, satu alat cukur, dan tiga set kartu remi.
Dengan demikian, hasil razia tersebut menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan keamanan di lingkungan Lapas Mojokerto.
Selain itu, pelaksanaan razia secara berkala di harapkan dapat menjaga keamanan, ketertiban, serta keadaan lingkungan yang nyaman di lingkungan Pemasyarakatan.
Oleh karena itu, langkah tersebut membantu mendorong pengembangan secara optimal serta menciptakan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang profesional, dapat di pertanggungjawabkan, dan memiliki integritas.
- Penulis: Husni
