Lapas Perempuan Ambon Kembangkan Budidaya Hidroponik Pakcoy
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 49

Sumber : Lapas Perempuan Ambon (Dok. Istimewa)
Ambon, INFO_PAS – Lapas Perempuan Kelas III Ambon memperkuat pembinaan kemandirian dengan melakukan persiapan budidaya hidroponik sawi pakcoy, Rabu (22/7).
Program tersebut di jalankan Kelompok Tani Warga Binaan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memberikan kemampuan pertanian modern yang bisa meningkatkan hasil produksi kepada peserta.
Selanjutnya, staf pembinaan Claudia Salhuteru ikut serta dalam seluruh proses persiapan. Pendampingan mencakup pengaturan instalasi, pemeriksaan peralatan, sampai persiapan media tanam.
Selanjutnya, petugas memeriksa semua alat bantu untuk memastikan mereka sudah siap di gunakan sebelum proses menanam benih di mulai.
Claudia menegaskan bahwa fase persiapan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dalam budidaya hidroponik.
Ia mengatakan,
“Kami mengawasi para warga binaan mulai dari persiapan instalasi sampai hasil panen.” Mereka menyadari bahwa ketelitian, kedisiplinan, dan semangat belajar adalah faktor penting untuk sukses dalam berbisnis.
Selain itu, ia berharap keterampilan tersebut bisa menjadi modal untuk memulai usaha atau mencari pekerjaan setelah Warga Binaan kembali ke masyarakat.
Sementara itu, semua peserta terlibat secara aktif dalam setiap tahapan yang ada. Mereka mempelajari sistem hidroponik, mengenali peran alat-alat yang di gunakan, dan langsung mencoba prosedur penanaman secara praktis.
Dengan demikian, peserta juga mendapatkan ilmu baru. Namun, mereka juga belajar menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
Di sisi lain, semangat para Warga Binaan terus bertambah. Mereka terus berbincang, saling mendukung, dan tampil antusias dalam setiap tahap proses belajar.
Salah satu warga binaan yang berinisial J.J.mengatakan bahwa dia mendapatkan pengalaman yang berharga melalui program tersebut.
Ia mengatakan,
“Saya belajar cara menyiapkan instalasi hidroponik, merawat tanaman, dan bekerja sama dengan orang lain.” Keterampilan ini membuat saya lebih yakin menghadapi masa depan.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyatakan bahwa pembinaan kemandirian menjadi program utama dalam upaya pemasyarakatan.
Menurutnya,
“Program hidroponik tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga memberikan keterampilan kepada Warga Binaan untuk membantu mereka membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah keluar dari penjara.”
Oleh karena itu, Lapas Perempuan Ambon terus memberikan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Selain membantu meningkatkan kemampuan, program ini juga memperkuat sikap positif dan persiapan Warga Binaan untuk kembali berkontribusi aktif di tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
