Lapas Perempuan Palu Salurkan Pemberian Makanan Tambahan bagi Balita, Ibu Hamil, dan Lansia
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 109

Lapas Perempuan Palu Salurkan Pemberian Makanan Tambahan bagi Balita, Ibu Hamil, dan Lansia
PALU,PAStime News – Melalui Klinik Komiu Sehat, Lapas Perempuan Palu memperkuat layanan kesehatan dengan menyalurkan pemberian makanan tambahan berupa susu bagi balita, ibu hamil, dan warga binaan lansia guna memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.
Lapas Perempuan Kelas III Palu melalui Klinik Komiu Sehat menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan bagi kelompok rentan. Selain itu, program ini menyasar balita, ibu hamil, dan warga binaan lansia. Karena itu, kegiatan ini memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi selama masa pembinaan.
Selanjutnya, petugas Klinik Komiu Sehat menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada penerima manfaat. Selain itu, petugas memberikan susu kepada lima warga binaan lansia. Kemudian, petugas juga menyalurkan susu kepada empat anak bawaan warga binaan yang masih balita. Selain itu, petugas memberikan susu khusus bagi warga binaan ibu hamil.
Sementara itu, Penanggung Jawab Klinik Komiu Sehat, dr. Olvianne, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Selain itu, ia menegaskan pentingnya pemenuhan gizi bagi kelompok rentan di lingkungan Lapas.
“Pemberian makanan tambahan ini membantu memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan di Lapas.”
“Selain itu, asupan gizi yang cukup membantu menjaga kondisi kesehatan mereka selama menjalani pembinaan.”
Selain itu, salah satu warga binaan lansia berinisial FG menyampaikan rasa syukur atas perhatian dari pihak Lapas.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari pihak Lapas.”
“Bantuan ini membantu kami, terutama bagi warga binaan yang sudah lanjut usia.”
“Dengan bantuan ini, kami lebih terbantu menjaga kesehatan selama berada di Lapas.”
Akhirnya, Lapas Perempuan Palu berkomitmen melanjutkan program Pemberian Makanan Tambahan secara berkelanjutan. Selain itu, program ini memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan. Karena itu, balita, ibu hamil, dan lansia tetap mendapatkan perhatian gizi yang memadai selama menjalani pembinaan.
- Penulis: Husni
