LPKA Medan Gandeng Mahasiswa UINSU, Rehabilitasi Mental-Spiritual Anak Binaan Jadi Sorotan!
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 171

Foto : Humas LPKA Medan
PAStime News, MEDAN – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan pembinaan yang lebih manusiawi, holistik, dan berkelanjutan bagi Anak Binaan. Melalui kerja sama dengan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara (UINSU), kegiatan rehabilitasi mental dan spiritual digelar di Masjid Al-Hadi LPKA Medan pada Jumat (12/12).
Kepala LPKA Medan, Fauzi Harahap, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kolaborasi dari lingkungan akademisi.
“Kami sangat terbuka terhadap sinergi positif seperti ini. Rehabilitasi mental dan spiritual merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian Anak Binaan. Kehadiran mahasiswa UINSU memberikan warna baru yang membantu mereka memahami makna perubahan diri secara lebih utuh,” ungkapnya.
Dalam sesi pembinaan, mahasiswa UINSU menghadirkan pendekatan yang menyentuh ranah emosional, mental, hingga spiritual. Suasana pembinaan berlangsung hangat dan penuh refleksi, memberi kesempatan bagi Anak Binaan untuk menata kembali pola pikir dan arah hidupnya.
Salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU, Syalwa Marliza, menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta.
“Rehabilitasi bukan hanya memperbaiki perilaku, tetapi juga menyembuhkan luka batin dan menata hati. Kami berharap adik-adik di sini menemukan kembali tujuan hidup dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” jelas Syalwa.
Program ini diharapkan menjadi dorongan baru bagi Anak Binaan untuk lebih semangat menjalani proses pembinaan. LPKA Medan menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan, komunitas, dan pihak-pihak lain untuk semakin menyempurnakan proses rehabilitasi.
“Lingkungan pembinaan harus mampu membentuk karakter, bukan sekadar memberi aturan. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus kami dorong untuk memastikan pembinaan di LPKA berjalan semakin bermakna bagi masa depan Anak Binaan,” tambah Fauzi.
Melalui program ini, LPKA Medan meneguhkan kembali visinya: menghadirkan pembinaan yang menyentuh hati, memulihkan jati diri, dan membuka peluang perubahan yang nyata bagi masa depan Anak Binaan.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
