Menteri ATR gratiskan penyintas Sumatera yang urus sertifikat tanah
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 78

Menteri ATR gratiskan penyintas Sumatera yang urus sertifikat tanah
JAKARTA, PAStime News – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan korban banjir di Sumatera dapat mengurus sertifikat tanah tanpa biaya. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh warga terdampak.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Nusron menegaskan komitmen pelayanan tersebut.
“Kami umumkan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir, kalau mau mengurus dokumen tanah lagi, kami pastikan tidak dipungut biaya,” ujarnya.
Dengan demikian korban banjir dan longsor di Sumatera dapat mengurus sertifikat tanpa tambahan biaya maupun biaya baru.
Nusron menjelaskan data sementara dari BNPB dan Kementerian Dalam Negeri menunjukkan 65 ribu hektare sawah tergenang lumpur dan berpotensi menjadi tanah musnah.
Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada perubahan batas lahan.
“Kami ingin pastikan negara hadir dan tanah tersebut pemiliknya tetap aman. Terutama bagi mereka yang sudah melakukan sertifikasi. Karena data di kami tetap utuh, sehingga akan ketahuan dengan peta kadastral digital,” kata Nusron.
Sebagai contoh ketika lahan di klaim, Kementerian ATR/BPN akan mengecek data. Proses pengecekan ini memastikan identitas pemilik tanah tetap terbaca.
“Itu akan kami wujudkan. Sehingga bagi sawah yang hangus akibat bencana dipastikan aman. Kalau sertifikat hilang dan mau mengurus lagi dipastikan gampang dan tidak dipungut biaya,” tegas Nusron.
Selain itu, Nusron menyampaikan bahwa ATR/BPN siap melindungi lahan di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari ancaman mafia tanah pascabencana Sumatera.
- Penulis: Husni
