Misi Kemanusiaan Kementan: 1.200 Ton Beras Dikirim, Warga Diminta Jadi ‘Mata’ Pengawasan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 146

PAStime News, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengawasi proses penyaluran bantuan beras yang tengah dikirimkan bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Ajakan ini disampaikan demi memastikan distribusi bantuan berlangsung transparan, bebas penyimpangan, dan tepat sasaran.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan 1.200 ton beras senilai Rp16 miliar sebagai langkah cepat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.
“Pemerintah secara total menyiapkan 10.000 ton bantuan beras. Untuk itu, kami menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam memastikan distribusi berjalan akuntabel,” ujar Arief dalam keterangan resmi di Jakarta.
Pengawasan Publik Jadi Kunci Transparansi
Arief menegaskan bahwa pengawasan publik sangat penting di tengah berbagai tantangan penyaluran bantuan. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan di lapangan.
“Concern utama kami adalah memastikan seluruh bantuan tersalurkan cepat dan tepat. Kami berterima kasih atas pengawasan masyarakat selama ini, dan kami berharap publik tetap aktif memberikan laporan jika melihat kejanggalan,” tegasnya.
Penyaluran Multi-Moda untuk Percepat Bantuan
Kementan menjelaskan bahwa pemerintah terus mengoptimalkan berbagai strategi untuk mempercepat distribusi bantuan, termasuk melalui:
Transportasi darat, laut, dan udara
Pemanfaatan pesawat Hercules dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI)
Dukungan penuh dari TNI
Pengiriman bertahap untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan di lokasi bencana
Pada beberapa wilayah yang aksesnya terputus, distribusi dilakukan dengan moda alternatif seperti bentor dan perahu kecil untuk menjangkau pemukiman yang sulit diakses.
“Percepatan distribusi kami lakukan maksimal, termasuk di daerah yang terisolasi. Kami pastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pangan mereka,” tambah Arief.
Kementan Apresiasi Semua Pihak
Kementan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu memperlancar penyaluran bantuan, mulai dari aparat daerah, relawan, hingga masyarakat.
“Penyaluran bantuan ini bukan hal mudah, namun berkat kerja sama semua pihak, kami optimistis distribusi akan terus membaik,” tutup Arief.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
