Peringatan Isra Mikraj di Lapas Kotabaru Perkuat Pembinaan Spiritual dan Karakter Warga Binaan Secara Berkelanjutan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 10

Peringatan Isra Mikraj di Lapas Kotabaru Perkuat Pembinaan Spiritual dan Karakter Warga Binaan Secara Berkelanjutan (Dok. Istimewa)
KOTABARU, Pastime News – Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat pembinaan kepribadian serta spiritual Warga Binaan. Kegiatan yang berlangsung pun berjalan khidmat di Aula Lapas Kotabaru. Warga Binaan mengikuti berbagai kegiatan bersama petugas secara tertib dan teratur.
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Lapas Kelas IIA Kotabaru menjadi momentum strategis memperkuat iman, disiplin ibadah, dan pembentukan karakter positif Warga Binaan secara konsisten dan berkelanjutan.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan peringatan Isra Mikraj sebagai sarana refleksi bersama.
Ia juga mendorong peningkatan keimanan, ketakwaan, serta perbaikan akhlak selama masa pembinaan.
“Isra Mikraj mengajarkan ketaatan dan kedisiplinan dalam beribadah.
Oleh karena itu, kami berharap kegiatan ini memotivasi Warga Binaan untuk memperbaiki diri secara berkelanjutan. Dengan demikian, mereka dapat menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh,” harapnya.
Doni menegaskan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam Sistem Pemasyarakatan.
Pembinaan tersebut membentuk mental, karakter, dan kesadaran diri Warga Binaan. Selain itu, kegiatan keagamaan yang berkelanjutan juga mendorong perubahan sikap menuju perilaku yang lebih positif.
Pada kesempatan yang sama, Ustaz Rahmatullah dari Kemenag Kotabaru menyampaikan tausiah.
Ia mengajak Warga Binaan untuk memaknai Isra Mikraj sebagai perjalanan penguatan iman. Di samping itu, ia menekankan pentingnya menjalankan perintah Allah SWT, khususnya salat lima waktu.
“Salat merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter.
Dengan menjaga salat, Inshaallah tumbuhlah disiplin, kesabaran, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ustaz Rahmatullah juga menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah.
Oleh karena itu, masa pembinaan di Lapas menjadi momentum hijrah ke arah kehidupan yang lebih bermakna. Selain itu, pembinaan tersebut juga mendorong individu untuk lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Lapas Kotabaru terus menanamkan nilai-nilai religius secara konsisten.
Nilai-nilai tersebut mendukung keberhasilan pembinaan Warga Binaan. Pada akhirnya, mereka diharapkan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab.
- Penulis: Husni
