Perkuat Kerohanian Warga Binaan, Rutan Masohi Terima Bantuan Al-Qur’an Dari Kemenag Maluku Tengah Demi Pembinaan Kepribadian
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Sumber : Rutan Masohi (Dok. Istimewa)
Masohi, PASTime News — Sinergi pembinaan kepribadian Warga Binaan terus di perkuat oleh Rutan Kelas IIB Masohi dan Kemenag Maluku Tengah.
Dukungan nyata ini di wujudkan melalui penyerahan Al-Qur’an untuk menunjang kegiatan sarana ibadah Warga Binaan beragama Islam.
Sebab, ketersediaan mushaf sangat penting guna meningkatkan keimanan serta kelancaran belajar membaca Al-Qur’an di dalam Rutan.
Selanjutnya, penyerahan secara simbolis berlangsung pada Jumat (4/9) di Masjid Darussalam area Rutan Masohi.
Dalam kesempatan tersebut, Juwita Pattiasina mewakili Kemenag Maluku Tengah untuk menyerahkan langsung bantuan Al-Qur’an.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Muhammar Irvan Haupea, hadir menerima bantuan bersama imam masjid Warga Binaan.
Oleh karena itu, Irvan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian yang di tunjukkan oleh pihak Kemenag Maluku Tengah.
Irvan berharap:
“Kami berharap bantuan dapat di manfaatkan dengan baik untuk belajar membaca Al-Qur’an dan memperdalam pemahaman agama sehingga mendukung proses perubahan diri selama menjalani masa pembinaan.”
Di samping itu, Juwita Pattiasina menegaskan komitmen Kemenag dalam mendukung penuh program pembinaan keagamaan di Rutan.
Juwita Pattiasina menyampaikan:
“Kami berharap Al-Qur’an yang di berikan dimanfaatkan dengan baik oleh Warga Binaan, khususnya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan mendalami nilai-nilai Al-Qur’an. Semoga sarana ini memberikan manfaat dan mendukung pembinaan keagamaan selama berada di Rutan.”
Dengan demikian, aksi sosial ini makin memperkokoh kerja sama strategis antara Rutan Masohi dan Kemenag Maluku Tengah.
Selain itu, ketersediaan sarana ibadah memadai di harapkan memicu semangat Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri.
Akhirnya, program pembinaan spiritual ini di harapkan menjadi bekal positif sebelum Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
