Presiden Prabowo Perkuat Soliditas ASEAN di Tengah Ketidakpastian Global
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 75

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
CEBU, PAStime News – Presiden Indonesia Prabowo Subianto ikut serta dalam sesi Retreat KTT ASEAN ke-48 yang di adakan di Shangri-La Mactan, pada hari Jumat, 8 Mei 2026.
Forum ini juga menjadi tempat yang penting untuk membahas perubahan global dan situasi yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Di sisi lain, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa kerjasama antara negara-negara ASEAN semakin di perkuat dalam pertemuan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa para pemimpin ASEAN berusaha untuk menjaga stabilitas, perdamaian, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan, terutama di tengah ketidakpastian yang ada di dunia.
“Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat bersama, Presiden Prabowo dan para pemimpin ASEAN membahas berbagai tantangan yang dihadapi secara global,” tutur Sekkab Teddy.
Selain tantangan global, Presiden Prabowo juga mengajak semua negara ASEAN untuk mengutamakan dialog dan penyelesaian secara damai.
Ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dan semangat persaudaraan di anggap penting untuk menjaga harmoni di kawasan secara berkelanjutan.
“Presiden Prabowo juga mengajak semua negara ASEAN untuk terus mendahulukan dialog dan penyelesaian damai,” kata Sekkab Teddy.
Lebih jauh, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya perundingan damai dalam berbagai masalah di kawasan Asia Tenggara.
Oleh karena itu, perhatian di fokuskan pada situasi antara Thailand dan Kamboja, serta perkembangan di Myanmar.
Menurut Presiden, stabilitas di kawasan harus di jaga melalui dialog, kerjasama, dan semangat persaudaraan di antara negara-negara ASEAN.
“Presiden Prabowo menekankan betapa pentingnya semangat persaudaraan dan komunikasi yang konstruktif,” kata Sekkab Teddy.
Di sisi lain, kehadiran Presiden Prabowo di KTT ASEAN ke-48 menegaskan kembali komitmen aktif Indonesia untuk memperkuat kekuatan kawasan.
Selain itu, Indonesia tetap berupaya agar ASEAN dapat menjadi pondasi perdamaian, stabilitas, dan pertumbuhan dunia di tengah tantangan global yang rumit.
“Kehadiran Indonesia dalam KTT ASEAN ke-48 sekali lagi menunjukkan komitmen aktif Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi,” tutup Sekkab Teddy.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
